Apa sih yang dimaksud BAHAGIA itu?

Apa sih yang dimaksud dengan bahagia itu? Bahagia adalah pada saat apa yang kita impi-impikan atau apa yang kita cita-citakan dapat kita mencapainya dan mendapatkannya dalam keadaan sadar dan nyata.

Yang namanya BAHAGIA, Pada saat kita mendapatkan apa yang kita inginkan, maka kebahagiaan dan suka cita akan datang dalam hidup kita. Tapi setelah kebahagiaan dapat tercapai, dan kita rasakan, maka selanjutnya, kita dihadapkan kepada situasi dan kondisi yang tidak bahagia lagi, muncul beban berat dalam kehidupan untuk memaksa kita menuntas problem berat tersebut, jika kita bisa menuntaskannya maka kita akan mendapatkan kebahagiaan itu kembali…….Demikian seterusnya. Kebahagiaan datang, kebahagiaan pergi. Kebahagiaan itu seperti sayap. Nggak bisa lama-lama bertahan. Setelah itu kebahagiaan akan pergi lagi dan kita dihadapkan pada kenyataan yang nggak membahagiakan.Contoh: pada waktu kita bisa tamat SMA, wow sangat bahagia dan suka cita. Terbayang dalam pikiran kita, wah betapa kerennya bisa kuliah dan menyandang predikat Mahasiswa. Wow keren. Mahasiswa bung. Kita mulai sibuk daftar dan mancari Universitas mana, begitu diterima, eng ing eng, predikat sebagai mahasiswa sudah berada di depan mata. Kita bahagia sekali. Kita lagaknya sudah bagaikan Profesor hebat, kuliah pakai buku diktat tebal-tebal.

Setelah menjalankan perkuliahan sebagai mahasiswa, cepat atau lambat, mulai timbul ketegangan dan kecemasan. Wah rupanya nggak enak yach jadi mahasiswa, beban SKS yang berat dan dosennya yang pelit nilai, membuat kita semua jadi was-was, apa bisa selesai S1 tepat waktu??. Mulailah kebahagiaan lenyap ditelan bumi. Mulai ada ketakutan, gimana bisa nggak selesai S1? Apalagi kita mendengar kabar teman sekampung udah sarjana S1 tepat waktu, sedangkan kita belum juga selesai, ketakutan akan problem perkuliahan yang berat mulai membuat kita nggak bahagia. Kita mulai berpikir, seandainya saya bisa menjadi sarjana, betapa bahagianya. Sarjana bung? Keren khan……….

Setelah berjuang begitu luar biasa, akhirnya tercapai juga menjadi sarjana S1. Ada rasa bahagia. Tapi rasa bahagia tersebut, nggak bertahan lama, setelah itu muncul lagi yang namanya tidak bahagia. Mulai gelisah, kapan dapat pekerjaan? Di zaman sekarang yang penuh persaingan, sangat sulit untuk bisa mendapat pekerjaan karena sarjana tersebut harus bersaing dengan ribuan sarjana yang juga bekerja keras untuk bisa tembus mendapat pekerjaan. Setelah melamar sana-sini yang sudah menghabiskan uang perangko dan uang beli kertas dan amplop surat, akhirnya kita dites untuk bisa diterima sebagai karyawan baru. Mulailah tidak bahagia. Sangat kuatir, bisa nggak dapat pekerjaan? Sangat gelisah. Ternyata akhirnya kita berhasil juga dapat pekerjaan di sebuah perusahaan bergengsi Aduh bahagianya dan sangat bersuka cita. Gaji pertama, ajak papa mama dan adik adik makan enak-enak di restoran. Sangat bahagia sekali dan menjadi kenangan indah.

Setelah bekerja sekian tahun, mulai gelisah dan nggak bahagia lagi, mulai bingung dan sangat tidak nyaman, kok gaji saya nggak naik-naik? Padahal kita udah kerja jujur dan memberikan masukan-masukan yang berharga untuk Bos & untuk kemajuan perusahaan, kok bos pura-pura nggak tahu, tentang keadaan kita ??. Apa bos nggak tahu, biaya hidup sekarang udah mahal dan nggak sesuai lagi dengan tingkat gaji sekarang?

Mulai tidak bahagia… mulai pikiran stress muncul. Mulai muncul rasa sentimental, Kapan dapat jodoh? Hahaha, kok teman kita tiap malam minggu pergi ngapel, kok saya ini masih terpaku dengan beberapa media? Wah mulai nggak bahagia. Mulai stress dan mulai betapa hidup ini sangat kesepian jika nggak punya pasangan.

Setelah berjuang sekian tahun, akhirnya Tuhan buka pintu jodoh kita dan kita diizinkan menikah, wow sangat bahagia sekali, apalagi suasana bulan madu ke Pulau Bali atau ke luar negeri yang begitu menyenangkan. Malam pertama di lewati dalam suasana yang begitu romantis, sangat bahagia sekali dan menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Setelah menikah sekian tahun, mulai muncul persoalan lagi, kok belum punya anak, wah teman yang lain anaknya udah besar, kok saya belum? Mulai tidak bahagia dan mulai stress dan seterusnya dan seterusnya… kebahagiaan datang, tapi kebahagiaan datang nggak bertahan lama, secepat kilat, kebahagiaan seperti punya sayap terbang jauh.

Jadi apa definisi arti bahagia? Definisi arti bahagia adalah pada saat kita mendapatkan atau mencapainya, dan itu dikatakan sebagai sukses, maka kita akan merasa bahagia sekali. Setelah kita mencapai dan mendapatkan sukses yang mendatangkan kebahagiaan maka timbul rasa nggak bahagia lagi. Kita jadi nggak merasa puas. Karena problem berat mulai muncul, pengen punya mobil, pengen punya rumah, pengen bisnis sukses. Pengen naik jabatan, pengen punya anak cerdas dan pintar, pengen punya tabungan deposito, pengen punya apa saja . Itu semua kalau nggak bisa tercapai dalam hidup ini, akan merampas kebahagiaan kita.

Dengan datangnya kebahagiaan, itu artinya kesuksesan datang, yang akan membuat kita merasa bahagia. Jadi dalam hidup ini, kita nggak ada puasnya. Kita akan terus dihadapkan pada persoalan-persoalan hidup yang datang silih berganti. Itulah hidup di dunia yang fana serba menderita. Manusia selalu dituntut untuk tuntaskan problemnya. Jika kita bisa tuntaskan persoalan menjadi selesai, maka bahagia pasti datang.

Jadi kesimpulannya, Tuntaskan semua persoalan hidup maka itu namanya Sukses tercapai, barulah kebahagiaan muncul dan membuat hati kita berbunga-bunga. Kita pandang sekeliling kita rasanya seperti rumput yang sangat hijau sekali, sangat bergairah dan bahagia sekali

Gengsi

Gengsi, Masih Perlukah …???
-Kenapa kita membeli Hp yang jauh lebih mahal dari keperluan kita ?
-Kenapa harus beli mobil yg mahal sekali yg jauh daripada kebutuhan kita ?
-Kenapa kita sering tak mau mengalah dan terlibat dalam perdebatan dengan orang lain ?
-Kenapa banyak orang berkelahi bahkan sampai membunuh hanya karena tersinggung oleh masalah kecil ?
-Kenapa Orang banyak berhutang untuk Gaya Hidup yang Maksimal, dengan Pendapatan minimal?

Jawabnya Demi gengsi…satu kata yang cukup membuat harga diri kita terusik.. kita gengsi kalo tak punya baju bagus..mobil mewah..rumah bagus, HP terbaru, Atau Gadget Mutakhir.. bahkan kita gengsi untuk meminta maaf meskipun kita tau kita salah ato karena usia kita lebih tua. Manusia ingin dihargai, ini bagus. Sayangnya kita sering kebablasan, kita haus akan kebanggaan diri yg tidak ada habis2nya. Diri kita ingin selalu menang dari orang lain, ingin selalu dihormati, ingin dilayani. Kita mati2an melindungi diri kita agar tidak disinggung orang, agar tidak direndahkan atau dihina. Maka seumur hidup kita sibuk melindungi harga diri kita.Kenapa orang bangga kalau punya barang mewah? Kenapa orang malu kalau tak punya? Hanya karena orang ingin merasa diri lebih baik daripada orang lain. Padahal kita pasti nggak lebih baik karena kaya.

Gengsi adalah 'kehormatan dan pengaruh yang diperoleh karena perbuatan besar'. Ingat karena sebuah perbuatan besar. bukan barang/kepemilikan yang besar "besar". Saat ini Kelihatannya memang masyarakat kita semakin materialistis, orang dipuji karena kekayaan materi. Kalau kaya Bangga Kalau miskin Malu dan terhina. Maka orang berebut menjadi kaya atau disebut kaya dengan jalan apapun, entah itu menipu, mencuri, korupsi atau apapun, yg penting kaya dan menjadi orang terpandang. itulah efek negatif dari sebuah gengsi.

Banyak orang salah kaprah Gengsi diawali dari kebanggaan yang berlebihan atas apa yang dimilikinya dan dirasa sempurna daripada orang lain. Sehingga dapat memperkecil kepekaan sosial. Ia bisa saja menganggap semua urusan diluar dirinya bukan urusannya. Terutama pada kaum yang lebih rendah dibawahnya.. Seandainya gengsi atau malu bisa dihilangkan asalkan pekerjaan tersebut halal dan tidak melanggar hukum saya kira pengangguran bisa ditekan. Masih banyak disekeliling kita bahwa setelah selesai sekolah atau kuliah ada bekerja di tempat yang sesuai jurusannya, atau dengan kata lain menjadi karyawan disebuah perusahaan atau pegawai negeri. Harus diakui Gengsi itu memberi rasa nikmat pada ego kita. Banyak orang yang karena memakan Gengsi hidup dalam sebuah dilema, Gonta-ganti HP, punya barang bagus, tetapi Ujung-ujungnya Hutang Yang besar dan menggunung serta dikejar-kejar oleh Debt Kolektot, Malu engga sih.

Starbuck di negara asalnya, adalah kedai kopi yang menawarkan suasana. Jadi, para peminum bisa menikmati kenyamanan saat duduk dan bukan hanya sekedar rasa kopinya. Di Indonesia, sebagian dari benefit ini mulai bergeser. Ini terjadi, karena sebagian konsumen yang pergi ke kedai kopi ini memang hanya ingin mengejar status belaka. Demikian juga, banyak kafe-kafe yang berkelas, sengaja membiarkan kafenya terbuka dan mudah dilihat orang. Karena gengsi, maka banyak konsumen yang tertarik dan mereka sudah mendapatkan kepuasannya bila status mereka terangkat saat memasuki kafe-kafe yang mahal ini. Padahal, mereka bisa mendapatkan dengan harga yang jauh lebih murah dan dengan rasa yang tidak kalah. Mereka membeli gengsi, bukan membeli makanan dan minumannya.

Mengapa terkadang memilih membeli jas-jas buatan desainer dunia yang namanya kondang setinggi langit Bukan karena ukurannya yang mungil, bukan juga karena potongannya yang lebih ramping. Label yang dijahitkan di jas itu membuat kita turut melambung bersama, dan secara tak langsung diasosiasikan dengan sesuatu yang mahal. Mengapa kita sering meminta menulis nama dan gelarnya selengkap mungkin. Prof Dr XXX, Eng, MM, Msi. Orang yang memilih gengsi sebenarnya tak punya apa-apa yang patut dibanggakan. Maksudnya, perbuatan besar. Karena itu, untuk memperoleh rasa hormat secara mudah dan instan kita melakukan semua kegiatan "besar" itu.

Apa yang menyebabkan gengsi ini? Pertama sudah pasti karena budaya dan norma kita. Paling tidak ada ketiga budaya dan norma yang membuat gengsi ini menjadi kebutuhan yang cepat terjadi. Pertama, konsumen Indonesia menyukai untuk sosialisasi. Ini kemudian mendorong seseorang untuk pamer atau tergoda untuk saling pamer. Kedua, kita masih menganut budaya feodal. Inilah yang menciptakan kelas-kelas sosial. Akhirnya, terjadi pemberontakan untuk cepat pindah kelas. Walau belum sesungguhnya pindah kelas, tetapi bisa dimulai dengan pamer terlebih dahulu. Ketiga, masyarakat kita mengukur kesuksesan adalah dengan materi dan jabatan. Akhirnya, banyak di antara kita ingin menunjukkan kesuksesan dengan cara memperlihatkan banyaknya materi yang dimiliki.

Cobalah merenung apa sih berfikir apalah gunanya dihargai orang hanya dengan menunjukkan hal semacam itu. Saya lebih bangga jika saya bisa banyak membantu orang tapi orang itu tidak tahu, dibanding berbuat sedikit tapi dibesar-besarkan, hal itu hanya memperlihatkan ketiadaan saja, hanya menghasilkan kesombongan diri, tida perlu gengsi. orang yang mengejar gengsi itu sebenarnya sedang kehausan untuk dihargai? Karena bisa jadi, penghargaan yang datang dari diri sendiri tidaklah mencukupi untuk memuaskan batin. Saya dan teman saya masih perlu mencari dan mendapatkan tambahan dosis pengakuan dari luar. Penghormatan dari luar untuk perilaku yang tidak bermanfaat, apalah gunanya?

Penyakit hati ini memang tidak mudah untuk ditindas. Gengsi akan terus ada selama kita tidak menyadarkan diri sendiri dengan observasi bahwa manusia itu sama. Diciptakan dengan kulit yang bersih dan sewaktu-waktu bisa kotor oleh tanah, juga diciptakan dengan rasa malu. Jadi tak ada alasan buat kita untuk gengsi melakukan hal yang baik meskipun banyak yang berada di luar kebiasaan manusia. Pendorong dari gengsi adalah gencarnya iklan dan promosi yang menempatkan gengsi sebagai bagian utama. Akibatnya, masyarakat yang sudah memiliki potensi untuk mementingkan gengsi.Sering dengar padi yang makin berisi itu seharusnya makin merunduk. Tetapi, isi padi masyrakat yang terlalu mementingkan gengsi cuma seringan kapas. Jadi Masihkan Perlu Gengsi dalam Hidup.. Coba tanyakan Ke Hati Dan Akal anda.

Kode Pos Daerah JABODETABEK

Berikut kode pos untuk Jakarta,Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi:
————————————————–
No. Kelurahan Kecamatan Kode pos
1 Gambir Gambir 10110
2 Kebon Kelapa Gambir 10120
3 Petojo Utara Gambir 10130
4 Duri Pulo Gambir 10140
5 Cideng Gambir 10150
6 Petojo Selatan Gambir 10160
7 Bendungan Hilir Tanah Abang 10210
8 Karet Tengsin Tanah Abang 10220
9 Kebon Melati Tanah Abang 10230
10 Kebon Kacang Tanah Abang 10240
11 Kampung Bali Tanah Abang 10250
12 Petamburan Tanah Abang 10260
13 Gelora Tanah Abang 10270
14 Menteng Menteng 10310
15 Pegangsaan Menteng 10320
16 Cikini Menteng 10330
17 Kebon Sirih Menteng 10340
18 Gondangdia Menteng 10350
19 Senen Senen 10410
20 Kwitang Senen 10420
21 Kenari Senen 10430
22 Paseban Senen 10440
23 Kramat Senen 10450
24 Bungur Senen 10460
25 Cempaka Putih Timur Cempaka Putih 10510
26 Cempaka Putih Barat Cempaka Putih 10520
27 Galur Johar Baru 10530
28 Tanah Tinggi Johar Baru 10540
29 Kampung Rawa Johar Baru 10550
30 Johar Baru Johar Baru 10560
31 Rawasari Cempaka Putih 10570
32 Gunung Sahari Selatan Kemayoran 10610
33 Kemayoran Kemayoran 10620
34 Kebon Kosong Kemayoran 10630
35 Cempaka Baru Kemayoran 10640
36 Harapan Mulya Kemayoran 10640
37 Sumur Batu Kemayoran 10640
38 Serdang Kemayoran 10650
39 Utan Panjang Kemayoran 10650
40 Pasar Baru Sawah Besar 10710
41 Gunung Sahari Utara Sawah Besar 10720
42 Mangga Dua Selatan Sawah Besar 10730
43 Karang Anyar Sawah Besar 10740
44 Kartini Sawah Besar 10750
45 Pinangsia Tamansari 11110
46 Glodok Tamansari 11120
47 Keagungan Tamansari 11130
48 Krukut Tamansari 11140
49 Tamansari Tamansari 11150
50 Maphar Tamansari 11160
51 Tangki Tamansari 11170
52 Mangga Besar Tamansari 11180
53 Tanah Sareal Tambora 11210
54 Tambora Tambora 11220
55 Roa Malaka Tambora 11230
56 Pekojan Tambora 11240
57 Jembatan Lima Tambora 11250
58 Krendang Tambora 11260
59 Duri Selatan Tambora 11270
60 Duri Utara Tambora 11270
61 Kalianyar Tambora 11310
62 Jembatan Besi Tambora 11320
63 Angke Tambora 11330
64 Slipi Palmerah 11410
65 Kota Bambu Selatan Palmerah 11420
66 Kota Bambu Utara Palmerah 11420
67 Jati Pulo Palmerah 11430
68 Tomang Grogol Petamburan 11440
69 Grogol Grogol Petamburan 11450
70 Jelambar Grogol Petamburan 11460
71 Jelambar Baru Grogol Petamburan 11460
72 Wijaya Kusuma Grogol Petamburan 11460
73 Tanjung Duren Grogol Petamburan 11470
74 Tanjung Duren Utara Grogol Petamburan 11470
75 Kemanggisan Palmerah 11480
76 Palmerah Palmerah 11480
77 Duri Kepa Kebon Jeruk 11510
78 Kedoya Selatan Kebon Jeruk 11520
79 Kedoya Utara Kebon Jeruk 11520
80 Kebon Jeruk Kebon Jeruk 11530
81 Sukabumi Utara Kebon Jeruk 11540
82 Kelapa Dua Kebon Jeruk 11550
83 Sukabumi Selatan Kebon Jeruk 11560
84 Kembangan Barat Kembangan 11610
85 Kembangan Timur Kembangan 11610
86 Meruya Utara Kembangan 11620
87 Serengseng Kembangan 11630
88 Joglo Kembangan 11640
89 Meruya Selatan Kembangan 11650
90 Kedaung Kaliangke Cengkareng 11710
91 Kapuk Cengkareng 11720
92 Cengkareng Barat Cengkareng 11730
93 Cengkareng Timur Cengkareng 11730
94 Rawa Buaya Cengkareng 11740
95 Duri Kosambi Cengkareng 11750
96 Kamal Kalideres 11810
97 Tegal Alur Kalideres 11820
98 Pegadungan Kalideres 11830
99 Kalideres Kalideres 11840
100 Semanan Kalideres 11850
101 Selong Kebayoran Baru 12110
102 Gunung Kebayoran Baru 12120
103 Kramat Pela Kebayoran Baru 12130
104 Gandaria Utara Kebayoran Baru 12140
105 Cipete Utara Kebayoran Baru 12150
106 Melawai Kebayoran Baru 12160
107 Pulo Kebayoran Baru 12160
108 Petogogan Kebayoran Baru 12170
109 Rawa Barat Kebayoran Baru 12180
110 Senayan Kebayoran Baru 12190
111 Grogol Utara Kebayoran Lama 12210
112 Grogol Selatan Kebayoran Lama 12220
113 Cipulir Kebayoran Lama 12230
114 Kebayoran Lama Selatan Kebayoran Lama 12240
115 Kebayoran Lama Utara Kebayoran Lama 12240
116 Ulujami Pesanggrahan 12250
117 Petukangan Utara Pesanggrahan 12260
118 Petukangan Selatan Pesanggrahan 12270
119 Pondok Pinang Kebayoran Lama 12310
120 Pesanggrahan Pesanggrahan 12320
121 Bintaro Pesanggrahan 12330
122 Cipete Selatan Cilandak 12410
123 Gandaria Selatan Cilandak 12420
124 Cilandak Barat Cilandak 12430
125 Lebak Bulus Cilandak 12440
126 Pondok Labu Cilandak 12450
127 Pejaten Barat Pasar Minggu 12510
128 Pejaten Timur Pasar Minggu 12510
129 Kebagusan Pasar Minggu 12520
130 Pasar Minggu Pasar Minggu 12520
131 Tanjung Barat Jagakarsa 12530
132 Jati Padang Pasar Minggu 12540
133 Ragunan Pasar Minggu 12550
134 Cilandak Timur Pasar Minggu 12560
135 Lenteng Agung Jagakarsa 12610
136 Jagakarsa Jagakarsa 12620
137 Ciganjur Jagakarsa 12630
138 Cipedak Jagakarsa 12630
139 Srengseng Sawah Jagakarsa 12640
140 Kuningan Barat Mampang Prapatan 12710
141 Pela Mampang Mampang Prapatan 12720
142 Bangka Mampang Prapatan 12730
143 Kalibata Pancoran 12740
144 Rawajati Pancoran 12750
145 Duren Tiga Pancoran 12760
146 Cikoko Pancoran 12770
147 Pengadegan Pancoran 12770
148 Pancoran Mampang Prapatan 12780
149 Mampang Prapatan Mampang Prapatan 12790
150 Tegal Parang Mampang Prapatan 12790
151 Tebet Barat Tebet 12810
152 Tebet Timur Tebet 12820
153 Kebon Baru Tebet 12830
154 Bukit Duri Tebet 12840
155 Manggarai Tebet 12850
156 Manggarai Selatan Tebet 12860
157 Menteng Dalam Tebet 12870
158 Setiabudi Setiabudi 12910
159 Karet Setiabudi 12920
160 Karet Semanggi Setiabudi 12930
161 Karet Kuningan Setiabudi 12940
162 Kuningan Timur Setiabudi 12950
163 Menteng Atas Setiabudi 12960
164 Pasar Manggis Setiabudi 12970
165 Guntur Setiabudi 12980
166 Pisangan Baru Matraman 13110
167 Utan Kayu Selatan Matraman 13120
168 Utan Kayu Utara Matraman 13120
169 Kayu Manis Matraman 13130
170 Pal Meriam Matraman 13140
171 Kebon Manggis Matraman 13150
172 Kayu Putih Pulo Gadung 13210
173 Jati Pulo Gadung 13220
174 Rawamangun Pulo Gadung 13220
175 Pisangan Timur Pulo Gadung 13230
176 Cipinang Pulo Gadung 13240
177 Jatinegara Kaum Pulo Gadung 13250
178 Pulo Gadung Pulo Gadung 13260
179 Bali Mester Jatinegara 13310
180 Kampung Melayu Jatinegara 13320
181 Bidara Cina Jatinegara 13330
182 Cipinang Cempedak Jatinegara 13340
183 Rawa Bunga Jatinegara 13350
184 Cipinang Besar Selatan Jatinegara 13410
185 Cipinang Besar Utara Jatinegara 13410
186 Cipinang Muara Jatinegara 13420
187 Pondok Bambu Duren Sawit 13430
188 Duren Sawit Duren Sawit 13440
189 Pondok Kelapa Duren Sawit 13450
190 Malaka Jaya Duren Sawit 13460
191 Malaka Sari Duren Sawit 13460
192 Pondok Kopi Duren Sawit 13460
193 Klender Duren Sawit 13470
194 Kramat Jati Kramatjati 13510
195 Batu Ampar Kramatjati 13520
196 Bale Kambang Kramatjati 13530
197 Kampung Tengah Kramatjati 13540
198 Dukuh Kramatjati 13550
199 Pinang Ranti Makasar 13560
200 Makasar Makasar 13570
201 Halim Perdanakusumah Makasar 13610
202 Cipinang Melayu Makasar 13620
203 Cawang Kramatjati 13630
204 Cililitan Kramatjati 13640
205 Kebon Pala Makasar 13650
206 Pekayon Pasar Rebo 13710
207 Cibubur Ciracas 13720
208 Kelapa Dua Wetan Ciracas 13730
209 Ciracas Ciracas 13740
210 Susukan Ciracas 13750
211 Gedong Pasar Rebo 13760
212 Cijantung Pasar Rebo 13770
213 Baru Pasar Rebo 13780
214 Kalisari Pasar Rebo 13790
215 Lubang Buaya Cipayung 13810
216 Ceger Cipayung 13820
217 Rambutan Ciracas 13830
218 Cipayung Cipayung 13840
219 Munjul Cipayung 13850
220 Pondok Rangon Cipayung 13860
221 Cilangkap Cipayung 13870
222 Setu Cipayung 13880
223 Bambu Apus Cipayung 13890
224 Cakung Barat Cakung 13910
225 Cakung Timur Cakung 13910
226 Rawa Terate Cakung 13920
227 Jatinegara Cakung 13930
228 Penggilingan Cakung 13940
229 Pulo Gebang Cakung 13950
230 Ujung Menteng Cakung 13960
231 Kalibaru Cilincing 14110
232 Cilincing Cilincing 14120
233 Semper Barat Cilincing 14130
234 Semper Timur Cilincing 14130
235 Rorotan Cilincing 14140
236 Sukapura Cilincing 14140
237 Marunda Cilincing 14150
238 Koja Utara Koja 14210
239 Koja Selatan Koja 14220
240 Rawa Badak Koja 14230
241 Kelapa Gading Barat Kelapa Gading 14240
242 Kelapa Gading Timur Kelapa Gading 14240
243 Pegangsaan Dua Kelapa Gading 14250
244 Tugu Selatan Koja 14260
245 Tugu Utara Koja 14260
246 Lagoa Koja 14270
247 Tanjung Priok Tanjung Priok 14310
248 Kebon Bawang Tanjung Priok 14320
249 Sungai Bambu Tanjung Priok 14330
250 Papanggo Tanjung Priok 14340
251 Warakas Tanjung Priok 14340
252 Sunter Agung Tanjung Priok 14350
253 Sunter Jaya Tanjung Priok 14350
254 Pademangan Timur Pademangan 14410
255 Pademangan Barat Pademangan 14420
256 Ancol Pademangan 14430
257 Penjaringan Penjaringan 14440
258 Pejagalan Penjaringan 14450
259 Pluit Penjaringan 14450
260 Kapuk Muara Penjaringan 14460
261 Kamal Muara Penjaringan 14470
262 Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu 14510
263 Pulau Tidung Kepulauan Seribu 14520
264 Pulau Panggang Kepulauan Seribu 14530
265 Pulau Kelapa Kepulauan Seribu 14540
359 Suka Asih Tangerang 15111
360 Sukarasa Tangerang 15111
361 Koang Jaya Karawaci 15112
362 Nambo Jaya Karawaci 15112
363 Pabuaran Tumpeng Karawaci 15112
364 Pasar Baru Karawaci 15112
365 Bugel Karawaci 15113
366 Gerendeng Karawaci 15113
367 Marga Sari Karawaci 15113
368 Suka Jadi Karawaci 15113
369 Cimone Karawaci 15114
370 Cimone Baru Karawaci 15114
371 Pabuaran Karawaci 15114
372 Sumur Pancing Karawaci 15114
373 Bojong Jaya Karawaci 15115
374 Karawaci Karawaci 15115
375 Karawaci Baru Karawaci 15116
376 Nusa Jaya Karawaci 15116
377 Cikokol Tangerang 15117
378 Kelapa Indah Tangerang 15117
379 Babakan Tangerang 15118
380 Sukasari Tangerang 15118
381 Buaran Indah Tangerang 15119
382 Tanah Tinggi Tangerang 15119
383 Batu Jaya Batuceper 15121
384 Batu Sari Batuceper 15121
385 Karang Anyar Neglasari 15121
386 Karang Sari Neglasari 15121
387 Batuceper Batuceper 15122
388 Kebon Besar Batuceper 15122
389 Poris Gaga Batuceper 15122
390 Poris Gaga Baru Batuceper 15122
391 Poris Jaya Batuceper 15122
392 Belendung Benda 15123
393 Jurumudi Benda 15124
394 Jurumudi Baru Benda 15124
395 Benda Benda 15125
396 Pajang Benda 15126
397 Selapajang Jaya Neglasari 15127
398 Kedaung Baru Neglasari 15128
399 Kedaung Wetan Neglasari 15128
400 Mekar Sari Neglasari 15129
401 Neglasari Neglasari 15129
402 Periuk Periuk 15131
403 Periuk Jaya Periuk 15131
404 Gebang Raya Periuk 15132
405 Sangiang Jaya Periuk 15132
406 Alam Jaya Jatiuwung 15133
407 Gembor Periuk 15133
408 Jatiuwung Cibodas 15134
409 Keroncong Jatiuwung 15134
410 Pasir Jaya Jatiuwung 15135
411 Jatake Jatiuwung 15136
412 Manis Jaya Jatiuwung 15136
413 Gandasari Jatiuwung 15137
414 Cibodas Cibodas 15138
415 Cibodas Baru Cibodas 15138
416 Cibodas sari Cibodas 15138
417 Uwung Jaya Cibodas 15138
418 Panunggangan Barat Cibodas 15139
419 Poris Plawad Cipondoh 15141
420 Poris Plawad Indah Cipondoh 15141
421 Poris Plawad Utara Cipondoh 15141
422 Cipete Pinang 15142
423 Pakojan Pinang 15142
424 Panunggangan Pinang 15143
425 Panunggangan Timur Pinang 15143
426 Panunggangan Utara Pinang 15143
427 Kunciran Pinang 15144
428 Kunciran Indah Pinang 15144
429 Kunciran Jaya Pinang 15144
430 Nerogtog Pinang 15145
431 Pinang Pinang 15145
432 Sudimara Pinang Pinang 15145
433 Gondrong Cipondoh 15146
434 Kenanga Cipondoh 15146
435 Ketapang Cipondoh 15147
436 Petir Cipondoh 15147
437 Cipondoh Cipondoh 15148
438 Cipondoh Indah Cipondoh 15148
439 Cipondoh Makmur Cipondoh 15148
440 Sudimara Barat Ciledug 15151
441 Sudimara Jaya Ciledug 15151
442 Sudimara Selatan Ciledug 15151
443 Sudimara Timur Ciledug 15151
444 Tajur Ciledug 15152
445 Paninggilan Selatan Ciledug 15153
446 Paninggilan Utara Ciledug 15153
447 Parung Serab Ciledug 15153
448 Gaga Larangan 15154
449 Larangan Indah Larangan 15154
450 Larangan Selatan Larangan 15154
451 Larangan Utara Larangan 15154
452 Cipadu Larangan 15155
453 Cipadu Jaya Larangan 15155
454 Kreo Selatan Larangan 15156
455 Kreo Utara Larangan 15156
456 Karang Mulya Karang Tengah 15157
457 Karang Tengah Karang Tengah 15157
458 Karang Timur Karang Tengah 15157
459 Padurenan Karang Tengah 15158
460 Pondok Pucung Karang Tengah 15158
461 Parung Jaya Karang Tengah 15159
462 Pondok Bahar Karang Tengah 15159
309 Menteng Bogor Barat 16111
310 Pabaton Bogor Tengah 16121
311 Paledang Bogor Tengah 16122
312 Gudang Bogor Tengah 16123
313 Cibogor Bogor Tengah 16124
314 Ciwaringin Bogor Tengah 16124
315 Kebon Kalapa Bogor Tengah 16125
316 Panaragan Bogor Tengah 16125
317 Babakan Pasar Bogor Tengah 16126
318 Tegallega Bogor Tengah 16127
319 Babakan Bogor Tengah 16128
320 Sempur Bogor Tengah 16129
321 Bondongan Bogor Selatan 16131
322 Empang Bogor Selatan 16132
323 Batutulis Bogor Selatan 16133
324 Lawanggintung Bogor Selatan 16134
325 Sukasari Bogor Timur 16142
326 Baranangsiang Bogor Timur 16143
327 Tegalgundil Bogor Utara 16152
328 Bantarjati Bogor Utara 16153
329 Tanah Sareal Tanahsareal 16161
330 Kebonpedes Tanahsareal 16162
331 Mekarjaya Sukmajaya 16411
332 Sukmajaya Sukmajaya 16412
333 Tirtajaya Sukmajaya 16412
334 Jatimulya Sukmajaya 16413
335 Kalimulya Sukmajaya 16413
336 Cilodong Sukmajaya 16414
337 Kalibaru Sukmajaya 16414
338 Sukamaju Sukmajaya 16415
339 Cisalak Sukmajaya 16416
340 Abadijaya Sukmajaya 16417
341 Baktijaya Sukmajaya 16418
342 Beji Barat Beji 16421
343 Beji Timur Beji 16422
344 Kemiri Muka Beji 16423
345 Pondok Cina Beji 16424
346 Kukusan Beji 16425
347 Tanah Baru Beji 16426
348 Depok Pancoranmas 16431
349 Depok Jaya Pancoranmas 16432
350 Mampang Pancoranmas 16433
351 Rangkapanjaya Baru Pancoranmas 16434
352 Rangkapanjaya Pancoranmas 16435
353 Pancoran Mas Pancoranmas 16436
354 Cipayung Pancoranmas 16437
355 Cipayungjaya Pancoranmas 16437
356 Pondokjaya Pancoranmas 16438
357 Pondokterong Pancoranmas 16438
358 Ratujaya Pancoranmas 16439
266 Aren Jaya Bekasi Timur 17111
267 Duren Jaya Bekasi Timur 17111
268 Bekasi Jaya Bekasi Timur 17112
269 Margahayu Bekasi Timur 17113
270 Sepanjang Jaya Rawalumbu 17114
271 Pengasinan Rawalumbu 17115
272 Bojong Rawalumbu Rawalumbu 17116
273 Bojong Menteng Rawalumbu 17117
274 Teluk Pucung Bekasi Utara 17121
275 Perwira Bekasi Utara 17122
276 Harapan Baru Bekasi Utara 17123
277 Harapan Jaya Bekasi Utara 17124
278 Kaliabang Tengah Bekasi Utara 17125
279 Pejuang Medan Satria 17131
280 Medan Satria Medan Satria 17132
281 Kali Baru Medan Satria 17133
282 Kota Baru Bekasi Barat 17133
283 Bintara Bekasi Barat 17134
284 Kranji Bekasi Barat 17135
285 Bintara Jaya Bekasi Barat 17136
286 Marga Jaya Bekasi Selatan 17141
287 Marga Mulya Bekasi Utara 17142
288 Harapan Mulya Medan Satria 17143
289 Kayuringin Jaya Bekasi Selatan 17144
290 Jakasampurna Bekasi Barat 17145
291 Jaka Mulya Bekasi Selatan 17146
292 Jaka Setia Bekasi Selatan 17147
293 Pekayon Jaya Bekasi Selatan 17148
294 Cimuning Bantargebang 17155
295 Padurenan Bantargebang 17156
296 Mustika Sari Bantargebang 17157
297 Mustika Jaya Bantargebang 17158
298 Segara Makmur Taruma Jaya 17211
299 Pantai Makmur Taruma Jaya 17212
300 Setia Mulya Taruma Jaya 17213
301 Pusaka Rakyat Taruma Jaya 17214
302 Setia Asih Taruma Jaya 17215
303 Pahlawan Setia Taruma Jaya 17216
304 Samudra Jaya Taruma Jaya 17217
305 Segara Jaya Taruma Jaya 17218
306 Jatiwaringin Pondokgede 17411
307 Jatibening Pondokgede 17412
308 Jatimekar Jatiasih 17422
 

Rahasia Hidup Bahagia

Suatu kala, ada seorang yang cukup terkenal akan kepintarannya dalam membantu orang mengatasi masalah. Meskipun usianya sudah cukup tua, namun kebijaksanaannya luar biasa luas. Karena itulah, orang berbondong-bondong ingin bertemu dengannya dengan harapan agar masalah mereka bisa diselesaikan.

Setiap hari, ada saja orang yang datang bertemu dengannya. Mereka sangat mengharapkan jawaban yang kiranya dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang sedang mereka hadapi. Dan hebatnya, rata-rata dari mereka puas akan jawaban yang diberikan. Tidak heran, kepiawaiannya dalam mengatasi masalah membuat namanya begitu tersohor.

Suatu hari, seorang pemuda mendengar pembicaraan orang-orang di sekitar yang bercerita tentang orang tua tersebut. Ia pun menjadi penasaran dan berusaha mencari tahu keberadaannya. Ia juga ingin bertemu dengannya. Ada sesuatu yang sedang mengganjal di hatinya dan ia masih belum mendapatkan jawaban. Ia berharap mendapatkan jawaban dari orang tua tersebut.

Setelah berhasil mendapatkan lokasi tempat tinggal orang tua itu, ia bergegas menuju ke sana. Tempat tinggal orang tua tersebut dari luar terlihat sangat luas bagai istana.

Setelah masuk ke dalam rumah, ia akhirnya bertemu dengan orang tua bijaksana tersebut. Ia bertanya, "Apakah Anda orang yang terkenal yang sering dibicarakan orang-orang mampu mengatasi berbagai masalah?"

Orang tua itu menjawab dengan rendah hati, "Ah, orang-orang terlalu melebih-lebihkan. Saya hanya berusaha sebaik mungkin membantu mereka. Ada yang bisa saya bantu, anak muda? Kalau memang memungkinkan, saya akan membantu kamu dengan senang hati."

"Mudah saja. Saya hanya ingin tahu apa rahasia hidup bahagia? Sampai saat ini saya masih belum menemukan jawabannya. Jika Anda mampu memberi jawaban yang memuaskan, saya akan memberi hormat dan dua jempol kepada Anda serta menceritakan kehebatan Anda pada orang-orang," balas pemuda itu.

Orang tua itu berkata, "Saya tidak bisa menjawab sekarang."

Pemuda itu merengut, berkata, "Kenapa? Apakah Anda juga tidak tahu jawabannya?"

"Bukan tidak bisa. Saya ada sedikit urusan mendadak," balas orang tua itu. Setelah berpikir sebentar, ia melanjutkan, "Begini saja, kamu tunggu sebentar."

Orang tua itu pergi ke ruangan lain mengambil sesuatu. Sesaat kemudian, ia kembali dengan membawa sebuah sendok dan sebotol tinta. Sambil menuangkan tinta ke sendok, ia berkata, "Saya ada urusan yang harus diselesaikan. Tidak lama, hanya setengah jam. Selagi menunggu, saya ingin kamu berjalan dan melihat-lihat keindahan rumah dan halaman di luar sambil membawa sendok ini."

"Untuk apa?" tanya pemuda itu dengan penasaran.

"Sudah, jangan banyak tanya. Lakukan saja. Saya akan kembali setengah jam lagi," kata orang tua itu seraya menyodorkan sendok pada pemuda itu dan kemudian pergi.

Setengah jam berlalu, dan orang tua bijak itu pun kembali dan segera menemui pemuda itu.

Ia bertanya pada pemuda itu, "Kamu sudah mengelilingi seisi rumah dan halaman di luar?"

Pemuda itu menganggukkan kepala sambil berkata, "Sudah."

Orang tua itu lanjut bertanya, "Kalau begitu, apa yang sudah kamu lihat? Tolong beritahu saya."

Pemuda itu hanya diam tanpa menjawab.

Orang tua itu bertanya lagi, "Kenapa diam? Rumah dan halaman begitu luas, banyak sekali yang bisa dilihat. Apa saja yang telah kamu lihat?"

Pemuda itu mulai bicara, "Saya tidak melihat apa pun. Kalau pun melihat, itu hanya sekilas saja. Saya tidak bisa ingat sepenuhnya."

"Mengapa bisa begitu?" tanya orang tua itu.

Sang pemuda dengan malu menjawab, "Karena saat berjalan, saya terus memperhatikan sendok ini, takut tinta jatuh dan mengotori rumah Anda."

Dengan senyum, orang tua bijak itu berseru, "Nah, itulah jawaban yang kamu cari-cari selama ini. Kamu telah mengorbankan keindahan rumah yang seharusnya bisa kamu nikmati hanya untuk memerhatikan sendok berisi tinta ini. Karena terus mengkhawatirkan tinta ini, kamu tidak sempat melihat rumah dan halaman yang begitu indah. Rumah ini ada begitu banyak patung, ukiran, lukisan, hiasan dan ornamen yang cantik. Begitu juga dengan halaman rumah yang berhiaskan bunga-bunga warna-warni yang bermekaran. Kamu tidak bisa melihatnya karena kamu terus melihat sendok ini."

Ia melanjutkan, "Jika kamu selalu melihat kejelekan di balik tumpukan keindahan, hidup kamu akan dipenuhi penderitaan dan kesengsaraan. Sebaliknya, jika kamu selalu mampu melihat keindahan di balik tumpukan kejelekan, maka hidup kamu akan lebih indah. Itulah rahasia dari kebahagiaan. Apakah sekarang sudah mengerti, anak muda?"

Pemuda itu benar-benar salut atas kebijaksaan dari orang tua itu. Ia sungguh puas dengan jawabannya. Akhirnya ia menemukan jawaban yang selama ini ia cari. Sebelum pergi, ia menepati janjinya dengan memberi hormat dan dua jempol kepada orang tua tersebut.

Sobat Motivasi...Dalam hidup ini, alangkah baiknya kita tidak menjerumuskan diri kita ke dalam keterpurukan. Selalu ada hal positif yang bisa kita ambil. Jangan mengorbankan keindahan hidup hanya untuk melihat sisi jeleknya. Jadilah orang yang senantiasa melihat setitik terang di dalam gelap.


SUMBER: Suhardi - andriewongso.com

Si Kikir dan Malaikat Maut

Setelah bekerja keras, berdagang dan menjadi rentenir, si kikir telah menumpuk harta, hingga hartnya jika dihitung-hitung mencapai tiga ratus ribu dinar.

Ia memiliki tanah luas, beberapa gedung, dan segala macam harta benda. Kemudian ia memutuskan untuk beristirahat selama satu tahun. Hidup nyaman, dan kemudian menentukan tentang masa depannya.

Tetapi, segera setelah ia berhenti mengumpulkan uang, Malaikat Maut muncul
di hadapannya untuk mencabut nyawanya. Si kikir pun berusaha dengan segala daya upaya agar Malaikat Maut itu tidak jadi menjalankan tugasnya.
Si kikir berkata, "Bantulah aku, barang tiga hari saja. Maka aku akan memberimu sepertiga hartaku."
Malaikat Maut menolak, dan mulai menarik nyawa si kikir.
Kemudian si kikir memohon lagi, "Jika engkau membolehkan aku tinggal dua hari saja, akan
kuberi engkau dua ratus ribu dinar dari gudangku."
Tetapi lagi-lagi Malaikat Maut pantang menyerah dan tak mau mendengarkannya. Bahkan ia menolak memberi tambahan satu hari demi tiga ratus ribu dinar dari si Kikir.
Akhirnya si kikir menulis berkata, "Kalau begitu, tolong beri aku waktu untuk menulis sebentar."
Kali ini Malaikat Maut mengijinkannya, dan si kikir menulis dengan darahnya sendiri:
"Wahai manusia, manfaatkanlah hidupmu. Aku tidak dapat membelinya dengan tiga ratus ribu dinar. Pastikan engkau menyadari nilai dari waktu yang engkau miliki."