9 KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR

Mungkin Anda ingin tahu tipe-tipe kepribadian pebisnis, agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses. Apakah Anda memiliki tipe yang sama dengan Bill Gates yang visioner atau improver seperti Anita Roddick, pendiri Body Shop?

Baca saja, tipe-tipe kepribadian seorang pebisnis di bawah ini.

1. The Improver

Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis dengan menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki. Anda menggunakan perusahaan Anda untuk ‘memperbaiki dunia’. Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis. Mereka juga memiliki intergritas dan etika yang tinggi.

Personality Alert: Waspadai sifat Anda yang cenderung menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan dan pelanggan Anda. Contoh Entrepreneur: AnitaRoddick, pendiri The Body Shop.

2. The Advisor

Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya. Motto dari advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka.

Personality Alert: Seorang advisor bisa jadi terlalu fokus pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan bisa-bisa malah cape hati sendiri. Contoh Entrepreneur: John W. Nordstrom, pendiri Nordstorm.

3. The Superstar

Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal brand mereka sendiri.

Personality Alert: Pebisnis dengan tipe ini bisa menjadi terlalu kompetitif dancworkaholics.

Contoh Entrepreneur: Donald Trump, CEO Trump Hotels & Casino Resorts.

4. The Artist

Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri tapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti pada perusahaan agen periklanan, web design, dll.

Personality Alert: Pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu sensitif terhadap respon pelanggan Anda, walaupun kritik dari mereka bersifat membangun.

Contoh Entrepreneur: Scott Adams, pendiri dan penggagas Dilbert.

5. The Visionary

Sebuah bisnis yang dibangun oleh seorang visioner biasanya berdasarkan visi masa depan dan pemikiran pendirinya. Anda memiliki keingintahuan yang tinggi untuk mengerti dunia di sekeliling Anda dan akan membuat rencana untuk menghindari segala macam rintangan.

Personality Alert: Seorang visioner bisa jadi terlalu fokus pada mimpi mereka dan kurang berpijak pada realitas. Dan jangan lupa, menyertai visi Anda dengan melakukan tindakan nyata.

Contoh Entrepreneur: Bill Gates, pendiri MicroSoft Inc.

6. The Analysist

Jika Anda menjalankan bisnis sebagai seorang analis, perusahaan Anda biasanya memfokuskan pada penyelesaian masalah dalam suatu cara sistematis. Seringkali berbasis pada ilmu pengetahuan, keahlian teknis atau komputer, seorang analis perusahaan biasanya hebat dalam memecahkan masalah.

Personality Alert: Hati-hati dengan kelumpuhan analisa.Bekerjalah dengan mempercayai orang lain.

Contoh Entrepreneur: Gordon Moore, pendiri Intel.

7. The Fireball

Sebuah bisnis yang dimiliki oleh si ‘Bola Api’ ini biasanya dioperasikan dengan penuh hidup, energi dan optimisme. Pelanggan merasa perusahaan Anda dijalankan dengan tingkah laku yang fun.

Personality Alert: Anda bisa jadi berkomitmen yang berlebihan terhadap tim Anda dan bertingkah laku terlalu impulsif. Seimbangkan keimpulsivan Anda dengan rencana bisnis.

Contoh Entrepreneur: Malcolm Forbes, penerbit dan pendiri Forbes Magazine.

8. The Hero

Anda memiliki kemauan dan kemampuan yang luar biasa dalam memimpin dunia dan bisnis Anda melalui segala macam tantangan. Anda adalah inti dari kewirausahaaan dan bisa mengumpulkan banyak perusahaan besar.

Personality Alert: Terlalu mengumbar janji dan menggunakan taktik kekuatan penuh untuk mendapatkan sesuatu dengan cara Anda tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Untuk menjadi sukses, percayailah keterampilan kepemimpinan Anda untuk menolong orang lain menemukan jalan mereka.

Contoh Entrepreneur: Jack Welch, CEO GE.

9. The Healer

Jika Anda adalah seorang ‘penyembuh’, Anda bersifat pengasuh dan penjaga keharmonisan dalam bisnis Anda. Anda memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan disertai dengan ketenangan dari dalam.

Personality Alert: Karena sifat perhatian Anda dan ‘kepenyembuhan’ Anda dalam menjalankan bisnis, Anda bisa jadi menghindari realitas di luar sana dan selalu terlalu berharap. Gunakan skenario perencanaan untuk persiapan datangnya masalah.

Contoh Entrepreneur: Ben Cohen, salah satu pendiri Ben & Jerry’s Ice Cream.

Dengan mengetahui tipe kepribadian Anda dalam menjalankan sebuah bisnis, Anda bisa lebih terarah dalam membangun bisnis Anda . Tapi yang tak kalah pentingnya adalah pengetahuan mengenai seluk beluk bisnis itu sendiri, termasuk bagaimana cara memasarkannya melalui internet ataupun secara offline.
................................................................................

CINTA LAKI-LAKI BIASA (True Story)

Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.

Kenapa? Tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan. Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi. Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.

Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yg barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya
menarik nafas, mencoba bicara dan? menyadari, dia tak punya kata-kata!

Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap. Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut
mereka.

Kamu pasti bercanda!

Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania bercanda.

Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania! Nania serius! tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya.

Tidak ada yang lucu, suara Papa tegas, Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik! Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan.

Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan? Mama mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa, maksud Mama siapa saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya tidak harus iya, toh?

Nania terkesima.

Kenapa?

Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.

Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga juara debat bahasa Inggris, juara baca puisi seprovinsi. Suaramu bagus!

Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau!

Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata 'kenapa' yang barusan Nania lontarkan.

Nania Cuma mau Rafli, sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak.

Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.

Tapi kenapa?

Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yg amat sangat
biasa.

Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya.

Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania!

Cukup!

Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini?
Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak 'luar biasa'. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli. Di sampingnya Nania bahagia.

Mereka akhirnya menikah.

***

Setahun pernikahan.

Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya, Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka.

Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli, begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan, tatapan mata, atau cara dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia.

Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta Rafli pada Nania. Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.

Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata mereka terlihat tak percaya.

Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu! Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga pintar! Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya kehidupan sukses!

Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes. Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak boleh meremehkan Rafli. Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen.

Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!

Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan?

Rafli juga pintar!

Tidak sepintarmu, Nania.

Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan. Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.

Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.

Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli!

Kamu sukses, mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk menghidupimu.

Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi punya anak.

Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak juga berhenti. Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak, satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan. Rafli bekerja lebih rajin setelah mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang. Tak apa, kata lelaki itu, ketika Nania memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri. Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan dengan gaji Abang.

Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik..

Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya? Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.

Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!

Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania. Sebab ketika bahagia, alasan-alasan menjadi tidak penting.

Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah, rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan itu berada di puncak!

Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.

Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.
Cantik ya? dan kaya!

Tak imbang!

Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.

Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau membuat
Nania menangis.

***

Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah lewat dua minggu dari waktunya.

Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua, Nania. Harus segera dikeluarkan!

Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera melihat si kecil.

Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang datang.

Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali.

Baru pembukaan satu. Belum ada perubahan, Bu. Sudah bertambah sedikit, kata seorang suster empat jam kemudian menyemaikan harapan.

Sekarang pembukaan satu lebih sedikit. Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang tinggi.

Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua. Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah, mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Perkiraan mereka meleset.

Masih pembukaan dua, Pak! Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.

Bang? Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan.

Dokter?

Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali pusar.

Mungkin? Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi kalau
begitu? Bagaimana jika terlambat?

Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.

Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu. Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun. Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya, dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum kemudian dia tak sadarkan diri.

Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir.

Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat.

Pendarahan hebat!

Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah. Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana pecah! Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.

Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua mereka.

Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker.

Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.

***

Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang.

Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania engan Rafli.

Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh, dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.

Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU. Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra..

Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya.

Nania, bangun, Cinta? Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik.

Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil tak bosan-bosannya berbisik,

Nania, bangun, Cinta? Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber semangat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi Rafli.

Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan.

Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.

Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya.

Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan airmata yang meleleh.

Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.

Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu
cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta.

Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?

Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli.

Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.

Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. Masih dengan senyum hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.

Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik.

Baik banget suaminya! Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!

Nania beruntung! Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya.

Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!

Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama.

Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin frustrasi, merasa tak berani, merasa?

Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu kini berbeda bunyi?

Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah mereka.. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan.

Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir telah direbut takdir dari tangannya.

Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania.

Seperti yg diceritakan oleh seorang sahabat..
Kiriman dari Evi Monika
..............................................................................

Makna Puasa

Puasa diserap dari dua kata Sansekerta, yaitu "upa" = dekat dan "wasa" = berkuasa. Jadi "upawasa" biasa dilafalkan sebagai puasa, merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Bahasa Arabnya shaum atau shiam. Dalam bahasa Inggris "Fasting" yang diserap dari kata Jerman kuno "fastan" = menggengam. Puasa dalam bahasa Ibrani tsum, tsom dan "inna nafsyo" yang berarti merendahkan diri dengan berpuasa, sedangkan dalam bahasa Yunani = nesteuo, nestis atau asitia/asitos.

Orang melakukan puasa, bukan karena kewajiban atau karena ketentuan agama saja, bisa juga untuk tujuan Politik, seperti yang dilakukan oleh Mahatma Gandhi ataupun Martin Luther King Jr. Puasa mereka lebih dikenal dengan sebutan Demo Mogok Makan.

Begitu juga kita sering diwajibkan puasa demi kesehatan misalnya sebelum melakukan labor test atau pada saat melakukan detoksifikasi ataupun para penderita diabetes. Banyak teenager melakukan puasa karena ingin jadi kurus. Orang berpuasa juga untuk menyatakan rasa duka. Ada juga orang yang berpuasa sebagai persiapan diri menghadapi suatu tugas khusus misalnya merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu.

Ada dua bentuk puasa yang bisa dilakukan, yaitu puasa lahir yang dilakukan secara periodik (dengan cara pantang makan-minum serta pantang melakukan hal-hal yang disukai) dan puasa batin yang dilakukan secara berkelanjutan (dengan cara pantang melakukan kelaliman, ketidakadilan, kekerasan, ketamakan dsb.).

Puasa dilakukan oleh berbagai macam bangsa maupun agama di dunia ini mulai dari bangsa Tionghoa, Taoisme, Konfusianisme, Mesir, Tibet, Yunani, bangsa Arab maupun bangsa Yahudi juga mengenal puasa. Hanya motivasi, bentuk, macam, dan caranya masing-masing agama tentu berbeda.

Jadi Puasa itu bukan monopoli umat Islam saja. Orang Jawa dari tradisi Hindu-Buddha mengenal puasa antara lain lewat tapa mutih (hanya makan nasi tanpa garam tujuh hari berturut-turut), tapa ngrowot (hanya makan sayur tujuh hari tujuh malam), dan tapa pati geni (pantang makan makanan yang dimasak dengan api sehari semalam). Sedangkan Puasa Senin – Kamis berasal dari agama Yudaisme hal ini dilakukan oleh orang-orang Farisi.

Banyak orang percaya bahwa dengan melakukan Puasa, Sang Pencipta akan lebih mendengar doa kita, oleh sebab itulah banyak orang melakukan Puasa untuk meraih atau mendapatkan sesuatu.
Puasa mempunyai akar psikologis yang mendalam, yakni sebagai usaha pemurnian dan sebagai prasyarat mempermudah pemusatan perhatian waktu semedi dan berdoa.

Puasa dapat disebut doa dengan tubuh, karena menyangkut seluruh orang dan tingkah laku rohaninya. Puasa dapat memberikan kemantapan dan intensitas pada doa, karena dapat mengungkapkan rasa lapar akan Tuhan dan kehendak-Nya dan dapat bermakna mengorbankan kesenangan dan keuntungan sesaat, dan dengan Puasa menolong orang untuk menghindari keserakahan dan bisa merupakan tanda penyesalan, pertobatan.

Puasa adalah ibadah (atau sebentuk disiplin spritual) guna menguasai nafsu kedagingan ("menyangkal diri"), sehingga kita bisa lebih dapat peka dengan kehadiran Sang Pencipta, lebih dekat dengan Dia. Dan yang terpenting dari segalanya puasa harus disertai dengan ketulusan
hati; sebagai bagian dari ibadah kita kepada Sang Pencipta. Karena itu jangan berpuasa demi mendapat pujian dari orang lain.

Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari puasa. Sekurang-kurangnya, kita diingatkan kembali oleh Sang Pencipta arti penting hidup bersama dengan manusia lainnya. Dengan kata lain, makhluk sosial ini tidak akan bisa hidup tanpa ada hubungan baik dengan sesamanya.

Ketika puasa, kita dapat merasakan pahit getir menahan lapar dan dahaga. Padahal penderitaan ini hanya sesaat, yaitu sejak terbit fajar sampai tenggelam matahari. Buat fakir miskin kesengsaraan ini dijalani sepanjang hayatnya. Melalui cara ini, mata batin kita akan peka, naluri ingin menolong akan semakin sensitif dan kepedulian kita kepada semua manusia akan semakin baik.

Kiriman dari Mang Ucup
..............................................................

" Si Bapak Tua "

Siang hari, suasana pelabuhan Tanjung Priok ini sungguh sangat menyengat. Panas dan gersang sudah merupakan cuaca yang akrab ditemui di sini. Dengan langkah malas aku menuju ke warung nasi terdekat untuk mengisi perut ini. Terlihat di sekitarku kegiatan bongkar muat di
pelabuhan. Kontainer yang naik dan turun dari kapal laut, para pekerja yang sibuk mengangkut barang yang akan dikirimkan, dan para mandor yang sibuk berteriak mengatur para pekerjanya. Truk besar kecil, truk kontainer, forklift dan kendaraan lainnya yang tak hentinya berlalu lalang. Kegiatan di sini tak pernah ada kata diam.

Selesai makan, aku langsung menuju kantorku. "Lebih baik aku di kantor yang sejuk daripada di luar yang sudah pasti panas dan membuat berkeringat ini." Ah, sejenak kulihat pekerja-pekerja yang tanpa komando berjalan teratur menuju sebuah kontainer. Rupanya ada perusahaan yang
sedang melakukan bongkar muat gula pasir. "Pasti ini impor deh, dan yang sudah pasti ketahuan ruginya dalah para petani gula lokal kita," batin ini menyelisik.

Angkat karung, turunkan, angkat lagi, turunkan. Kuperhatikan dari jauh apa yang dilakukan pekerja itu. Tunggu dulu, aku lihat seraut wajah bapak tua yang masih menjadi pekerja. Dari garis mukanya kutaksir dia sudah tidak pantas untuk bekerja sekeras ini. Duh, hati ini seperti
teriris. Esok lusa aku sempat berpapasan dengan bapak tua itu yang sedang menikmati sarapannya di sebuah gudang tua. Dari perawakannya dia masih tampak bugar walaupun guratan-guratan ketuaan sudah jelas tampak di sana sini. Segera kusapa dia, "Sedang sarapan, Pak?" tanyaku.

"Ya, Dik. Buat isi perut. Adik yang kerja di kantor itu?" dengan logat sunda kulon kental dia balas bertanya sambil menunjuk ke arah kantorku.

"Ya, Pak. Bapak sudah lama kerja di sini?" aku mulai mencari tahu.

"Yah, begitulah. Bapak sudah puluhan tahun di sini. Maklum, pendidikan minim, daripada menganggur. Saya harus menghidupi keluarga," jawab si Bapak dengan raut sedikit muram.

Sambil membungkus sisa nasi yang tadi dimakan, lalu diselipkan di sela dinding ruangan tempat dia istirahat. Di tempat itu banyak juga pekerja lain yang istirahat di sini.

"Nasinya buat nanti siang lagi, lumayan buat ngirit," jelas si Bapak tanpa menunggu aku bertanya.

"Saya mengerti, Pak. Semoga Allah memberikan barakah atas setiap rezeki yang Bapak peroleh," aku menjawab dengan senyum getir dan juga sayatan pilu kembali di hati ini. Sungguh aku terhenyak melihat enyataan di hadapanku ini.

Si Bapak juga menjelaskan bahwa ia dibayar perkarung yang dia angkat sebesar seratus rupiah. Ya Allah, berapa karung yang harus ia angkat supaya bisa mencukupi kebutuhan keluarganya di kampung sana. Aku langsung terdiam dan merasa malu pada diri ini yang kadang tidak puas akan rezeki yang Allah berikan.
"Alhamdulilllah, kalo bisa bawa pulang dua ratus ribu buat keluarga di rumah," lanjutnya.

"Makasih, Pak. Nanti kita sambung lagi," sambil tersenyum aku pamit, karena jam kerja sudah dimulai pagi ini.

Dengan langkah gontai aku kembali ke kantor dan meneruskan pekerjaanku sebagai teknisi. Terekam jelas perdebatan beberapa kawan kerjaku beberapa hari yang lalu yang ingin segera menuntut naik gaji. Pembicaraan yang alot yang kulihat rona wajah penuh ambisi tak berujung
di wajah mereka. Sungguh, aku sudah tak bersemangat lagi mengikuti pembicaraan kawan-kawan mengenai hal itu setelah mengobrol dengan si Bapak Tua.

Pesan bapak mertua di rumah juga masih kuingat baik-baik, "Nak, bekerjalah bersungguh-sungguh, jika kau tidak suka atau kurang puas, silahkan keluar. Itu lebih jantan daripada kamu membuat hal yang tidak baik di tempat kerja. Banyak bersyukur karena tidak banyak orang yang bisa bekerja saat ini." Sangat kontras apa yang Allah perlihatkan kepadaku kali ini. Semoga setiap diri ini bisa bersyukur dan istiqomah dalam syukurnya kepada Dzat Yang Maha Pemberi.

"Dan (ingatlah juga), tatkala Allah mengatakan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim: 7)
Kiriman dari Evi Monika
...........................................................................

Susahnya Jadi Ibu Jaman Sekarang

Kalo denger omongannya ibu-ibu kita jaman dulu (yang sekarang berarti uda jadi neneknya anak2 kita...),
kayanya punya anak gampang banget deh ngurusnya. Mertuaku aja pernah bilang " Mama sih dulu ngurus anak2 gampang, tinggal kasih makan, lempar... kasih makan, lempar.... " Maksudnya kali, anaknya tinggal dikasih makan aja, abis itu ngga pusing mau ngapain terserah anaknya.
Yah, berarti berbahagialah wahai ibu2 jadul.....

Sekarang , mari kita kembali ke laptop..., eh, maksudnya kembali ke topik kita. Dulu waktu belum punya anak,
karena ngerasa belum mampu, masih kuliah, belum kerja, belum punya rumah sendiri, ada aja orang yang ngomentarin :

" Buruan loh punya anak, kapan lagi ... "

Trus kalo dijawab :

" Belom Tante, masih kuliah, mau belajar kerja dulu "

Si Tante jawab lagi :

"Ya ampun, udah kawin masih kuliah juga ya , ngapain ...."

Buset deh,.... Mau marah ga sih, emang ada ya pasalnya orang abis kawin ngga usah nerusin kuliah,
ngga mikir kali dia bayar uang masuknya berapa jut-jut....

Setelah kerja, ngga KB lagi, eh, ternyata masih ngga hamil juga, ada lagi yang suka komentar :

"Lu gimana sih, masa lu kalah sama si Anu ....dia aja udah anak kedua tuh
...bikin dong, lucu kan punya anak .."

Walah, emangnya Tuhan kali ya, bisa nentuin sendiri , abis ngulek langsung
jadi...siapa sih yang ngga pingin ....

Lalu, setelah akhirnya punya anak, tetep ada aja komentator :

"Kurang lu, anak cuma satu, kasian ...."

Dijawabin :

"Satu aja repot, apa2 mahal"

Dijawab balik :

"Ngga usah dipikirin, tukang beca aja anaknya banyak tuh, idup aja ..."

Tukang beca nih ye... mau apa punya anak kualitas tukang beca ....olala...

Susah kan .....bener deh, kalo dipikir2 lagi, sebenarnya biarpun jaman udah maju, ibu2 sekarang belanja tinggal ke supermarket, ada babysitter, ada mesin cuci, rice cooker, internet, dll, tapi perjuangan melawan musuhnya justru lebih berat loh.

Dibahas yo....dari awal ya :

Hamil

Begitu tau hamil, mesti ke dokter kandungan, searching dulu dokter mana yang top punya . Trus, musti ke lab,
takut ada tokso. Diresepin vitamin macem2, penguat kandungan, minum susu khusus ibu hamil , musti USG
(kalo bisa sih yg 5 dimensi , biar bisa keliatan pori2 bayinya), jangan lupa ikut senam hamil , ikut seminar , parenting class .

Oya, belanja baju hamil juga penting, perut buncit teteup harus chic dong ...trus, beli krem perut, supaya jangan ada strecthmark nantinya. Beli lagu2 om Mozart, puterin supaya
anaknya jenius juga .
Soal makanan juga penting, musti banyak makan ikan, supaya anaknya pinter kaya orang Jepun .
Tapi pusing juga milih ikannya, soalnya isunya ikan yang dijual pada berformalin, trus katanya jangan makan seafood terutama kerang, soalnya banyak menyerap timbal yg ada di Teluk Jakarta, anaknya bisa autis. Juga paling ngeri kalo lagi di jalan raya yang banyak bisnya ngeluarin asap2
hitam, kan katanya bisa jadi salah 1 penyebab anak autis juga.

And then, jangan makan sate dan lalapan, takut kena tokso juga . Dan terpaksa cuti ngopi 9 bulan, katanya menyerap sari makanan, anaknya bisa kur-giz . Trus , olahraga jangan lupa, from mall to mall...he..he..he..

Penyakit

Setelah anaknya lahir (secara Caesar, ya gimana ya.. mau normal kata dokternya anaknya kelilit usus ) cepet2 cari babysitter yang jago megang bayi. Rajin2 imunisasi ke dokter, soalnya hari gini banyak penyakit yg aneh2 .Trus siap2 aja dompet kosong soalnya muahal2 vaksinnya. Trus langganan BPP (batukpilekpanas), musti fisioterapi lah, cek alergi lah ...Kalo ditanya, gara2 apa, jawabannya pasti karena virus.

Sekolah & Les

Anaknya uda bisa duduk, mulai hunting sekolah, abis bayi2 yg lain juga udah sekolah ...bayi gaul gitu loh...
Jangan sembarangan juga pilih sekolah, minimal harus yg 3 bahasa, biar nyerocosnya lancar. Liat juga fasilitasnya, mesti ada kolam renang, lap. bola,komputer, salon....buat mama2 nunggu anak jadi anteng, becanda...becanda...

Sistemnya juga macam2, pilih deh mana yg paling sreg, Montessori, IB, Cambrigde, sekolah alam, dll.
Soal uang masuk + u. sekolah? No problemo, demi anak ...( demi gengsi mama juga sih.... )
Belom lagi lesnya, pilihan banyak, ada Kumon, Sempoa, Inggris, Mandarin, Balet, Renang, Tenis, Modelling, Drama, Komputer, Gokart juga ada, ayo dipilih... dipilih...dipilih....

Masak

Sementara itu tugas masak babysitternya ditake over, karena ternyata doyan banget MSG, ngga pernah dibeliin, bela2in beli sendiri, jadi mulai saat itu, mama jadi koki pribadi. Tapi mau
belanja juga kudu ati2, beli beras jangan2 pake pemutih, beli terasi katanya pake pewarna kain, beli sayur musti cuci di air mengalir kalo ngga bisa kemakan pestisida, beli ikan & tahu, ada pengawetnya, beli tempe / tepung maizena / jagung takut juga, katanya dari tanaman transgenik, beli buah kalo yang ngga ada bijinya juga katanya transgenik. Beli biskuit kudu baca label, takut mengandung lemak trans, beli minuman botol juga ngeri takut gulanya gula buatan, pake pewarna ngga jelas dan pengawet extra banyak.
Pusiiiiiing .....Susu kaleng juga akhirnya di-PHK atas sabda dokter, katanya campuran dalam susu kaleng bisa memicu alergi . Padahal mahal loh belinya, banyak campurannya yang bisa bikin pinter lagi, katanya...katanya....Nah sekarang jadi balik ke jadul, langganan susu sapi segar, fresh from the moo moo.

Masih soal makanan, setelah bisa makan padat dan harus bawa bekal ke sekolah, nambah lagi pusingnya mikirin menu sehat apa yang harus dibawa tiap hari. Kalo anak2 lainnya sih di sekolah ada yang menunya berkisar antara ayam goreng - kentang goreng - nugget - sosis . Keliatannya sih menu orang kota, modern, praktis , tapi kan ... ayamnya aja pahanya segede ulekan, maklum ayam tiap hari dicekokin hormon, ngeri deh ...trus kalo nugget & sosis, rumornya juga kan ngga jelas bahan baku sebenarnya dari apa, beneran daging atau.......??? Takuuuuut....

Susahnya pula, udah dikonsepin menu sehat, dasar bocah kalo liat pembantu jajan, eh ikutan nimbrung nyomot krupuk pelangi (abis warnanya sama tuh kaya warna daster), ikut nyicip baso tikus, tempe goreng dari warteg yg digoreng pake minyak jelantah edisi ke 10 (maksudnya udah bekas nggoreng 10 kali ).

Babysitter & Pembantu

Masalah babysitter & pembantu juga ngga ada abisnya, udah carinya susah, di yayasan stoknya banyak tapi pas ditanya2 ogah2an kaya ngga niat kerja. Ada yg baru sehari kerja uda nangis2 minta pulang inget kampung, ada juga yg langsung menebar pesona kiri kanan, ada yg hamil ngga ketauan, ada yg sempet ngamar di motel deket rumah sama satpam, ada yg suka nyuri, yg
kabur manjat pagar gara2 kepincut karyawan tetangga sebrang trus diajak kawin lari pdhl baru kenal seminggu, juga ada yg suka banding2in fasilitas&gaji .
Masih soal babysitter & pembantu, ngeri banget kalo ngebayangin pas mereka ngelakuin hal yang aneh2 itu jangan2 ada anak kita ...ih amit2. Makanya aku rela deh, ngga jadi wanita karier asal
bisa memantau anak . Tambah mantap lagi jadi stay at home mom setelah
mendengar obrolan (nguping sih tepatnya) para pembantu yg lagi nungguin anak
sekolah, ayo tebak, apakah obrolan mereka ??
.... Serem, serem.... ternyata kalo ngga ada majikan, mereka suka nonton
pilem xxx........

Tontonan , Games, dan Bacaan

Pernah bayangin ngga kira2 bakal kaya gimana lagi ya perkembangan teknologi 5 atau 10 tahun ke depan. Soalnya yang sekarang aja uda yang bisa bikin ortu sport jantung. Gara2 banyak tontonan ngaco di TV, bikin anak juga ikut ngaco . Bayangin deh, film yg lagi diputer sih film anak2, masih pagi pula, tapi iklannya itu loh... masa iklanin sinetron pas lagi adegan mau diperkosa, atau lagi tampar2an. Eh suka juga iklanin acara mistik di sela2 film kartun, alhasil malamnya si anak ngga bisa tidur gara2 mimpi buruk . Nyebelin kan... Apa musti langganan Astro aja nih ... biar nontonnya Play House Disney Channel aja, tapi kalo neneknya lagi datang trus maksa buka channel sinetron ya susah
juga ya.

Trus juga , gara2 gampang banget tuh dapetin film2 yg warnyanya biru itu, bikin tambah stress lagi. Pernah lagi cari barang di pasar, lewatin lapak2 yg jual DVD, wah , musti pinter2 deh pake siasat supaya si anak matanya ngga sampe ngeliat gambar2 di sampul DVD itu...ngajak dia ngobrol seru dan tarik tangannya supaya cepet2 lewat dr situ.

Belum lagi masalah bacaan, komik2nya tuh, penerbitnya ngga pake rating punya, pukul rata aja pokoke komik ya untuk anak2, ngga peduli isinya adegan ranjang .

Lalu kalo lewatin penjual majalah juga kudu ati2, soalnya Donal Bebek bisa bersebelahan sama Playboy tuh. Mentang2 si Donald juga ngga pake celana kali ya.

Oya, soal games juga bikin serem. Kasian deh banyak ortu yg ngga ngerti, asik aja ngisi games di PS anaknya tanpa perhatiin rating gamesnya. Belom lagi games online, yang tokohnya suka seksi2 banget kostumnya .

Rekreasi

Dulu belum jaman banyak mall, kayanya kalo rekreasi suka nya ke Taman Ria, Ragunan Monas.
Kalo yg jauhan ya ke Lido, Cibodas, Puncak .

Sekarang kalo ditanya mau kemana, pasti jawabnya mau ke Mall, main di Timezone, makan es krim Baskin Robbin, HokBen, Mc Donald, Pizza Hut...

Trus mampir (tepatnya dipaksa mampir karna tangannya udah ditarik2 anaknya) ke Kid Station, liat2 mainan import, ya Hotwheels lah, Transformer lah. Sementara jantung mamanya berdegup2 gara2 liat harga mainan nol nya banyak banget...

Gaul

Soal gaul juga musti diawasin nih, hari gini anak ingusan aja banyak yg diperkosa. Penculikan juga banyak. Punya temen akrab sesama cowo, takut homo, punya temen akrab cewe, takut ntar terjadi pernikahan dini. Belum lagi pemalakan di sekolah, peredaran narkoba di kantin, tawuran, pelajar plus (ayam malam). Saing2an model HP, kendaraan, nongkrong di pool, bla..bla..

Nah, begitulah kira2 gambaran perjuangan seorang Ibu jaman sekarang. Gimana, beraaaaat kan?
Biarpun berat, anak adalah titipan yang amat sangat berharga . Makanya tugas dijalanin aja dengan riang gembira.
Do the best you can. Jadilah ibu yang bisa dibanggakan oleh anak2 kita. Jangan lupa, seorang Ibu cuma manusia biasa yang tidak bisa mengawasi anak2nya 24 jam sehari. Karena itu berdoalah, mohon perlindunganNya selalu terhadap anak2 kita. Ingat, semua dimulai dari ibu,
bukan dari nenek, atau babysitter atau pembantu. Masa depan anak kita tergantung pada kita. Hidup ibu .....!!!
Kiriman dari Imran
..................................................................

Mandikan Aku Bunda

Di bawah ini adalah salah satu contoh tragis.

Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang diMILIKInya sampai akhirnya .....

Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika.

Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.

Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel''; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.

Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka. Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah ''alif'' dan huruf terakhir ''ya'', jadilah nama yang enak didengar: Alifya. Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak yang pertama dan terakhir.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.

Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal?'' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang banyak.

''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek.

Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''.

Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.

Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.'' Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.

Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.

Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan. Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan?'' Saya diam saja.

Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.
Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. Senja pun makin tua.

-- Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.
-- Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan yang amat sangat.
-- Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan ambisinya sendiri tidak mengabaikan orang-orang di dekatnya yang disayanginya. Akan masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu.
-- Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.
-- Pelajaran yang sangat menyedihkan.
Kiriman dari Sigit
................................................................

Semenit saja

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun
betapa singkatnya kalau kita melihat film.

betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun
betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Kitab Suci tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Rumah Ibadah

Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama beberapa hari ketika berpuasa .
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk berdoa; namun
betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Kitab Suci; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun
betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci.
Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namun betapa kita berani dan lamanya untuk menghadapNya saat waktu beribadah.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.
Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah betapa seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE.


Kiriman dari Julius A. Carvallo
.........................................................................


7 Larangan setelah makan.

1. Don't smoke- Experiment from experts proves that smoking a cigarette after meal is comparable to smoking 10 cigarettes (chances of cancer is higher).
Jangan Merokok - Penelitian dari para ahli membuktikan bahwa merokok sebatang rokok setelah makan sama dengan merokok 10 rokok (kemungkinan terserang kanker lebih besar)

2. Don't eat fruits immediately - Immediately eating fruits after meals will cause stomach to be bloated with air. Therefore take fruit 1-2 hr after meal or 1hr before meal.
Jangan langsung makan buah-buahan - Langsung makan buah-buahan setelah makan akan menyebabkan perut dipenuhi dengan udara. Untuk itu makanlah buah-buahan 1-2 jam setelah makan atau 1 jam sebelum makan

3. Don't drink tea - Because tea leaves contain a high content of acid. This substance will cause the Protein content in the food we consume to be hardened thus difficult to digest.
Jangan minum Teh - karena daun teh mengandung kandungan asam yang tinggi. kandungan ini akan menyebabkan kandungan protein pada makanan yang telah kita konsumsi sulit untuk dicerna.

4.Don't loosen your belt - Loosening the belt after a meal will easily cause the intestine to be twisted & blocked.
Jangan mengendorkan ikat pinggangmu - Mengendorkan ikat pinggang setelah makan akan menyebabkan usus terbelit dan terblokir.

5.Don't bathe - Bathing will cause the increase of blood flow to the hands, legs & body thus the amount of blood around the stomach will therefore decrease. This will weaken the digestive system in our stomach.
Jangan Mandi - Mandi akan menaikan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah dara sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan system pencernaan di dalam perut kita.

6.Don't walk about - People always say that after a meal walk a hundred steps and you will live till 99. In actual fact this is not true. Walking will cause the digestive system to be unable to absorb the nutrition from the food we intake.
Jangan Berjalan-jalan - Orang-orang sering mengatakan bahwa berjalan beberapa langkah setelah makan akan memperpanjang umur. Pada kenyataannya hal ini tidaklah benar. Berjalan akan menyebabkan system pencernaan tidak mampu menyerab nutrisi dari makanan yang telah kita makan.

7.Don't sleep immediately - The food we intake will not be able to digest properly. Thus will lead to gastric & infection in our intestine.
Jangan langsung tidur - Makanan yang kita makan tidak dapat dicerna secara baik. Hal ini akan menyebabkan usus mengalami kembung dan peradangan.

Kiriman dari Evi Monika
................................................................

Seharga 12 dolar saja

Seorang sopir taxi telah mengajarkan pada saya bagaimana memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan. Sebuah pelajaran berharga satu juta Dollar. Mungkin anda harus mengeluarkan ribuan Dollar untuk membayar seorang pembicara profesional dalam sebuah seminar atau pelatihan motivasi bagi karyawan perusahaan. Tapi kali ini saya hanya cukup mengeluarkan ongkos taxi seharga 12 Dollar saja.

Ceritanya begini: Suatu hari saya terbang ke Dallas untuk menemui seorang klien. Waktu itu sangat sempit, karena saya harus segera kembali ke airport.

Saya menyetop sebuah taxi. Begitu tiba, dengan segera sopir taxi membuka pintu mobil untuk saya, dan memastikan bahwa saya telah duduk dengan nyaman di dalamnya.

Begitu ia duduk di belakang kemudi, ia menunjuk sebuah koran Wall Street Journal yang terlipat rapi di samping saya untuk dibaca. Lalu ia menawarkan beberapa kaset, dan menanyakan jenis musik apa yang saya sukai. "Wow," saya cukup terperanjat dengan pelayanan yang diberikannya. Saya menoleh ke sekeliling. Jangan-jangan ada program "Candid Camera" yang ingin menjebak dan mengolok-olok saya. Dengan penuh penasaran saya memberanikan bertanya pada sopir taxi itu, "Wah, kelihatannya anda sangat senang sekali dengan pekerjaan anda ini. Tentu anda punya cerita yang panjang mengenai pekerjaan anda ini"

"Anda salah," jawabnya, "Dulu saya bekerja di Corporate America. Tetapi saya merasa lelah karena berapa pun kerasnya usaha untuk menjadi yang terbaik dalam perusahaan itu, ternyata tidak pernah memuaskan hati saya. Kemudian saya memutuskan untuk menemukan sebuah ceruk dalam kehidupan saya dimana saya bisa merasa bangga dan puas karena mampu menjadi diri saya yang terbaik."

"Saya tahu," lanjutnya, "Saya takkan pernah bisa menjadi seorang ilmuwan roket, tetapi saya suka sekali mengendarai mobil dan memberikan pelayanan pada orang lain. Saya ingin merasa bahwa saya telah melakukan pekerjaan yang terbaik setiap harinya. Lalu, saya merenungi apa yang jadi kelebihan diri saya, dan wham.. saya menjadi seorang sopir taxi."

"Satu hal yang saya yakini, supaya saya meraih keberhasilan dalam usaha saya ini, saya hanya perlu memenuhi kebutuhan penumpang saya. Tetapi agar bisnis saya ini menjadi luar biasa, saya harus melebihi harapan penumpang saya. Tentu saja saya ingin meraih hasil yang luar biasa, ketimbang yang biasa-biasa saja."

Waw, sebuah pelajaran nyata yang luar biasa. Menurut anda, apakah saya memberinya tip besar atas pelayanan yang diberikannya? Anda salah! Dia adalah kerugian bagi Corporate America, tetapi teman perjalanan yang baik.

Disadur dari: Petey Parker, A Million Dollar Lesson
Kiriman dari Evi Monika
....................................................................................

Ciuman Khas Jawa Barat

CILEUNGSI = CIuman LEngket UNtuk jaGa gengSI

CIAWI = CIuman manusiAWI

CIBULAN = CIumannya BUtuh LANjutan

CIPANAS = CIuman PAling gaNAS

CISADANE = CIuman SAyang DAri aNE

CITARIK = CIuman TArik menaRIK

CIAMPELAS = CIuman AMpe PErut muLAS

CIBUBUR = CIuman BUru-BURu

CISALAK = CIuman SAya gaLAK

CIAMIS = CIuman bAu aMIS

CIKINI = CIuman laKI biNI

CIBITUNG = CIuman BIkin unTUNG

CIKUPA = CIuman KUrang Pas

CICADAS = CIuman CumA Dada aTAS

CIPARAY = CIuman Pakaian teruRay

CIMAHI = CIum MAh di daHI

CIBINONG= CIuman BIbir moNyONG

CIBIRU= CIuman BIni baRU

CIPULIR= CIuman PUntir meLintIR

CIKASO= CIuman KAgak SOpan

CICENDO= CIuman CEwek iNDO

CIKIJANG= CIuman laKI-laki buJANG

CIBEUNYING= CIuman BErbUnYi nyarING

CIKONDANG= CIuman di balKON sambil berdenDANG

CILACAP = MAAF, Anda sudah memasuki wilayah JAWA TENGAH .... ha ha ha ha !!!!!! ^_^
Kiriman dari Herry S.
........................................................................

Rahasia kebahagiaan

Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan... Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.
Rahasia kebahagiaan adalah
tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.

Rahasia kebahagiaan adalah
melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.

Rahasia kebahagiaan adalah
belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin kita menunjukkan seberapa banyak kita tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan kita.

Rahasia kebahagiaan adalah
kebaikan hati... memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar kita. Sebab, setiap ciptaan adalah milik kita. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu.

Rahasia kebahagiaan adalah
tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.

Rahasia kebahagiaan adalah
tidak sombong. Bila kita menganggap mereka penting, kita akan memiliki sahabat ke manapun kita pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.

Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.

Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".

Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup kita dengan kebahagiaan.

Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?

Rahasia kebahagiaan adalah
menjaga agar hati kita terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalaman hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.

Rahasia kebahagiaan adalah
memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil.

Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya. Rasakan apa yang dikatakannya.
Kiriman dari Dyan
.................................................................................

3 hari dalam hidup kita

"Manusia bijak menganggap hanya ada 3 hari dalam hidupnya: kemarin, hari ini dan esok."

Di hari pertama kuliah, seorang Profesor langsung membagikan kertas ujian kepada para mahasiswa S2-nya. Tanpa banyak bicara, Profesor mempersilahkan para mahasiswa untuk mengerjakan 3 soal yang sangat mudah:
1. Ada berapa hari dalam satu minggu?
2. Ada berapa hari dalam satu bulan?
3. Ada berapa hari dalam satu tahun?

Hampir semua mahasiswa tentu terbengong-bengong dengan "kualitas" pertanyaan Profesor itu. Bagaimana mungkin Profesor memberikan pertanyaan semacam itu untuk para mahasiswa S2-nya? Bukankah pertanyaan itu lebih pantas untuk anak-anak sekolah dasar?

Apakah Profesor sudah kehilangan kesadarannya? Begitu pikir para
mahasiswa. Meski dilihatnya para mahasiwa kebingungan, Profesor tetap tidak bergeming dan meminta mereka mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Waktu yang diberikannya cukup lama: 1 jam.

Ketika 1 jam telah berlalu, Profesor mengumpulkan dan memeriksa satu persatu kertas ujian para mahasiswa barunya. Setelah sekian menit memelototi kertas-kertas itu tiba-tiba ia bangkit, dan berkata, "Hanya satu mahasiswa yang menjawab benar!" Tentu
saja ini disambut dengan kegaduhan.

"Jawaban yang benar adalah, baik nomor 1, 2 dan 3, jawabannya sama:tiga!" sambung Profesor diikuti pandangan mata keheranan semua mahasiswanya. "Benar hanya ada tiga hari di sepanjang masa: kemarin, hari ini dan esok!" katanya disambut senyum kecut para mahasiswanya. Benar juga, pikir mereka. "Kenapa saya mengatakan ini?

Karena saya ingin kalian benar-benar memperhatikan apa yang ada di depan mata hari ini, yaitu realitas kalian. Bukan kepada apa yang sudah kalian lakukan kemarin, atau masa lalu yang sebenarnya sudah lewat. Atau juga tidak mengkhawatirkan hari esok, atau masa depan yang kebanyakan masih merupakan bayang-bayang!" katanya.

"Hidup dan berdirilah di tempat yang kalian injak saat ini, dan lakukan yang terbaik, niscaya kalian akan berhasil dalam kuliah dan pekerjaan kalian!"
lanjutnya disambut dengan anggukan paham para mahasiswa.

Apakah Anda memiliki beban masa lalu, atau ketakutan akan masa depan? Ada baiknya kalau energi negatif itu Anda gantikan dengan energi positif Anda, sehingga Anda dapat berdiri tegak hari ini, memperbaiki kekurangan masa lampau serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kiriman dari Dyan
................................................................

Kumenanti mu (Ramadhan)

Ada saat kurasa penat
Kala harus awali hari-hariku
Dan kau tepikan segala enggan yang membayang

Kupaksa menatap hariku tuk selalu berpijar
Namun kau selalu buatku tersentuh
Oleh keajaiban yang kau hadirkan
Membuatku selalu tersenyum di batas keletihanku

Peluh pedih tak tersisa lagi
Pupus sudah karena hadirmu

Ramadhan.... aku menantimu !
Kiriman dari Narko
..............................................................

Si kasih sayang

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut".

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"

Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar".

"Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali", kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini".

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan.

"Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seseorang pria itu berkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut disebelahnya, "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-Sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk kerumahmu."

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. "Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."

Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang."

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita."

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. "Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."

Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho.. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.

"Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?"

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. "Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini."
..............................................................................

Syaitan takut ganggu rumah tangga bahagia

SETIAP Muslim hendaklah mengawal rumah tangganya daripada gangguan syaitan dan iblis. Antara cara untuk memelihara rumah tangga daripada gangguan syaitan adalah:

Membaca al-Quran.
Membaca al-Quran dengan penuh khusyuk banyak kelebihannya.
Membiasakan membaca al-Quran dalam rumah, selain beroleh pahala membawa berkat dan menyelamatkan penghuni rumah tangga daripada gangguan iblis dan syaitan.

Zikir ketika masuk dan keluar rumah.
Daripada Abu Malik al-Asyaari bahawa Rasulullah bersabda maksudnya:
"Apabila seorang hendak masuk ke dalam rumah, hendaklah dia mengatakan:
Ya Allah, aku mohon kepada Engkau sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama Engkau kami masuk dan dengan nama Engkau kami keluar, dan kepada Tuhan kami, kami menyerahkan diri, kemudian memberi salam kepada keluarga." - (Riwayat Abu Daud).

Memberi salam kepada keluarga dan ahli rumah.
Firman Allah bermaksud: "Maka apabila kamu masuk ke sebuah rumah dari rumah-rumah ini hendaklah kamu memberi salam kepada penghuninya yang bererti salam sejahtera kepada diri kamu sendiri, salam yang ditetapkan di sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik." - (Surah an-Nur, ayat 61).

Imam an-Nawawi berkata: "Disukai untuk mengucapkan salam dan banyak berzikir kepada Allah serta memberi salam sama ada dalam rumah itu ada orang atau pun tidak."

Rumah yang tiada penghuni perlu juga diberi salam, sebab setiap rumah ada penghuni dalamnya iaitu malaikat sebagai penjaga dan pengawalnya. Seseorang yang masuk ke dalam rumah dengan memberi salam dijamin Allah keselamatannya.

Zikir ketika makan dan minum.
Daripada Jabir berkata, bahawa dia mendengar Rasulullah bersabda maksudnya: "Apabila seorang masuk ke rumahnya dengan berzikir kepada Allah ketika memasukinya dan ketika makan, syaitan berkata: "Aku tidak makan dan tidak menginap di tempat kamu, dan apabila dia masuk tidak berzikir kepada Allah ketika masuk, maka syaitan mengatakan:
"Aku boleh menginap dan apabila tidak berzikir ketika makan, syaitan berkata: "Aku boleh bermalam dan makan malam." - (Riwayat Muslim).

Membersihkan rumah daripada gambar patung.
Islam melarang segala bentuk gambar patung disimpan dalam rumah.
Hal ini kerana malaikat tidak akan masuk ke rumah yang ada gambar patung atau tanda salib dalamnya.

Diriwayatkan daripada Aisyah bahawasanya beliau membeli bantal kecil yang ada gambar. Ketika Rasulullah melihatnya, Baginda berdiri di pintu, enggan masuk ke dalamnya. Maka, diketahui daripada wajah Rasulullah kelihatan rasa tidak senang, lalu Aisyah berkata: "Ya
Rasulullah, aku bertaubat kepada Allah dan utusannya, apakah dosaku?
Baginda bersabda: "Bagaimana keadaan bantal kecil ini?"
Aisyah menjawab: "Aku sudah membelinya untuk engkau duduk padanya dan bersandar." Maka baginda bersabda: "Sesungguhnya orang membuat gambar ini akan diazab pada hari kiamat dan dikatakan kepada mereka: Hidupkanlah apa yang kamu ciptakan itu."

Imam Nawawi berkata, jika hendak membuat juga gambar itu, maka buatlah gambar pokok dan segala sesuatu yang tidak ada roh padanya. Demikian menurut riwayat Bukhari dan lafaz bagi Muslim dan Nawawi.

Membanyakkan solat sunat di rumah.
Solat yang dikerjakan sebagai benteng gangguan syaitan untuk masuk ke rumah. Rasulullah bersabda maksudnya: "Jadikanlah solat sunat dalam rumah kamu dan janganlah jadikan rumah kamu itu sebagai kubur." - (Riwayat Bukhari, Muslim dan Nawawi).

Maksud sebagai kubur itu adalah tidak melakukan solat sunat di rumah. Rasulullah selalu mengerjakan solat sunat di rumah sebelum solat fardu di masjid seperti sabdanya bermaksud: "Wahai manusia, solatlah kamu (sunat) di rumah kamu kerana sesungguhnya solat seseorang yang paling afdal adalah di rumahnya kecuali solat wajib." - (Riwayat Nasai').

Harmonikan rumah tangga.
Sabda Rasulullah bermaksud: "Sesungguhnya iblis meletakkan singgahsana di atas air, kemudian mengutus pasukannya, maka yang paling dekat daripadanya (antara syaitan) kedudukannya adalah yang paling besar membuat fitnah sehingga datang salah satu daripada mereka mengatakan bahawa tidaklah dia tinggalkan seorang suami dan isteri, dia berkata: "Maka mendekatlah dia daripadanya dan mengatakan sebaik-baik orang adalah kamu." - (Riwayat Muslim dan Nawawi).

Maka, wajib bagi suami isteri untuk bergaul harmoni, ceria dan mesra serta bergaul baik dengan keluarganya untuk mengelak daripada gangguan syaitan dan konconya.

Bentengkan anak daripada gangguan syaitan.
Menjadi kewajipan ibu bapa untuk menjaga zikir pada waktu jimak bagi memelihara anak daripada bisikan dan pengaruh syaitan dari awal lagi.

Daripada Ibnu Abbas bahawa Rasulullah bersabda maksudnya: "Andai kata salah seorang antara kamu mendatangi isteri, hendaklah memulakan dengan menyebut nama Allah dan berdoa: "Ya Allah, jauhkanlah syaitan daripada kami, dan jauhkan syaitan daripada apa yang Engkau rezekikan kepada kami. Maka apabila Allah menjadikan antara mereka berdua seorang anak, tidaklah syaitan akan dapat mengganggu anak itu selama-lamanya." - (Riwayat Bukhari, Muslim dan Nawawi).

Daripada Abi Rafi' bahawa beliau melihat Rasulullah mengazan pada telinga Husin bin Ali ketika Fatimah melahirkannya dalam keadaan sihat. - (Riwayat Abu Daud dan at-Tirmizi).

Kumpulkan anak-anak dan usap kepala mereka. Kemudian ucapkan doa bermaksud: "Aku mohon perlindungan untuk kamu dengan kalimah-kalimah Allah yang sempurna dan semua perbuatan syaitan dan ancaman berbahaya serta daripada semua mata yang jahat."

Rasulullah memohon perlindungan kepada Allah dengan doa ini untuk Husin dan Hasan dan mengatakan: "Sesungguhnya bapa kamu berdua memohon perlindungan untuk mereka berdua iaitu Ismail dan Ishak." - (Riwayat Bukhari dan at-Tirmizi).
Kiriman dari Zalifa
....................................................................

Rahasia kebahagiaan

Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan... Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.

Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.

Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.

Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin kita menunjukkan seberapa banyak kita tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan kita.

Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati... memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar kita. Sebab, setiap ciptaan adalah milik kita. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu.

Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.

Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila kita menganggap mereka penting, kita akan memiliki sahabat ke manapun kita pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan engeluarkan bau yang paling menyengat.

Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.

Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".

Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup kita dengan kebahagiaan.

Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?

Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati kita terbuka bagi orang lain, dan lagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.

Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh
pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil.

Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya. Rasakan apa yang dikatakannya.
Kiriman dari Jeany
.............................................................................

MUNGKIN BERMANFA'AT BAGI KITA SEMUA

Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf,dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kanbisa."

Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kanbisa."

Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.

Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik. Cewek ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.

Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.

Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.

Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cintakamu", istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.

Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya.Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.

Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.

=========================================================
Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu nggak pernah
berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh.

Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!

Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.

Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang.

Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.

Jangan tunda kirim email ini ke sahabat-sahabat anda..... Atau.... masih ada hari esok.......
Kiriman dari Ayudiya Erwitasari
...............................................................

Cinta

Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi....

cinta membawapenderitaan tetapi tidak pernah mendendam dan tak pernah membalas dendam......di mana ada cinta , di situ ada kehidupan .Cinta sejati adalah , ketika orang yg kita cintai mencintai orang lain dan kita masih mampu tersenyum serta berkata ....'.

aku turut bahagiauntukmu 'Cinta tidak mengajarkan kita lemah , tetapi membangkitkan kekuatan .....

Cinta tidak mengajarkan kita menghinakan diri , tetapi menghembuskan nafas keberanian...
Cinta bukan melemahkan semangat tetapi membangkitkan semangat .....

Cinta suatu perasaan yg mesti ada pd tiap-tiap diri manusia , ia laksana setetes embun yg turun dr langit, bersih dan suci . cuman tanahnyalah yg berlain-lainan menerimanya . Jika ia jatuh ke tanah yg tandus , ia akan tumbuh sebagai pendusta , penipu dan lain lainnya hal yg tercela . tetapi jika ia jatuh ke tanah yg subur , di sana ia akan tumbuh kesucian hati , keikhlasan , kesetiaan , dan budi pekerti yg mulia serta perangai lainnya yg terpuji .

Tuhan menciptakan 100 bagian kasih sayang .

99 di simpan di sisinya , dan hanya satu bagian yg di turunkan ke dunia. dengan kasih sayang yg satu bagian itulah , mahluk yg di ciptakannya saling berbagi kasih sayang . Jangan mencintai seseorang seperti bunga , karena bunga mati kala musim berganti .

Cintailah mereka seperti sungai , karena sungai mengalir selamanya. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan atas dasar siapa dia sebelumnya. kisah silam tak perlu di ungkit lagi sekiranya kamu mencintainya setulus hati .

Cinta dan kasih sayang adalah jawaban yg dapat menyembuhkan segala penyakit , dan jalan yg menuju ke pada rasa cinta dan kasih sayang hanyalah melalui kema'afan .
Cinta umpama bunga di taman yg sedang mekar ,hiasilah, jagalah tamanmu untuk kelihatan cantik dan ceria dan seandainya kamu tidak merawatnya, layulah bunga di taman dan rusaklah cinta itu .....

Satu-satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang , ialah jangan pernah menuntut untuk di cintai , tetapi mulailah dengan memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balesan ....

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak , bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka ....
Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak merindu dan cemburu ....
Cinta sebenarnya tidak buta , cinta adalah sesuatu yg murni , luhur dandi perlukan ....
yg membuatnya buta ialah , bila cinta itu menguasai dirimu tanpa pertimbangan .....

Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan di beri pd hati yg memerlukan . tangisan juga bukanlah pengobat cinta , karena ia tidak mengerti perjalanan hati naluri . kejarlah cita-citamu sebelum cinta , apabila tercapai cita-citamu dengan sendirinya cinta pun akan hadir .

Cinta pertama adalah kenangan , cinta kedua pelajaran dan cinta seterusnya adalah keperluan karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam ....

maka dari itu hargailah cinta yg di anugrahkan itu sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan mewangi sepanjang musim .

Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir , masa depan yg cerah berdasarkan pada masa lalu yg tlah di lupakan. kita tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kita sampai kita melupakan kegagalan dan kekecewaan kita .

Cinta yg agung antara hamba dan Tuhannya , cinta suci antara bunda dananaknya , ada cinta yg tiada bandingnya antara persaudaraan ....

Cinta di katakan hampir tidak memilih usia , ia juga tidak mengira warnabangsa ....

tidak ada miskin -kaya dalam catatan kamus cinta , cinta sesuatu yg luarbiasa dalam cakrawala hidup setiap jiwa.

Setiap orang punya rasa cinta , tapi tak setiap orang dapat merasainya....
setiap orang pernah bercinta tapi tak setiap orang mampu mengecapbahagianya cinta ...
Ketika sebuah cinta mengungkapkan suatu kejujuran , dia tidak akanberbohong ....

tidak akan ada sebuah konspirasi untuk mendahulukan sebuah nafsu untuk memiliki , tidak akan ada sebuah harapan untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan tetapi hanya akan mendambakan untuk bisa mendapatkan kesempatan untuk memberikan sesuatu yg lebih berharga .

Manusia tidak jatuh kedalam cinta dan tidak juga keluar dari cinta ,tetapi manusia tumbuh dan besar di dalam cinta .Cinta karunia Illahi mengapa mesti di benci .....?
yang harus di bencidan di hindari ialah kepalsuan, bukan cinta .

LOVE And MARRIED
Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta?
Bagaimana sayamenemukannya?
Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" .
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"
Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidakboleh mundur kembali (berbalik)".

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi didepan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya"

Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"
Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,"Apa itu perkawinan?
Bagaiman a saya bisa menemukannya? "Gurunya pun menjawab "

Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja.

Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.
Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"
Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.

Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini.
Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"
Gurunya pun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"


CATATAN - KECIL :

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya didalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapatadalah kehampaan...

tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.
Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkankesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada,maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan,maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena,sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.
Kiriman dari Evi Monika
............................................................................

Segala Sesuatu Yang Berputar Akan Selalu Berputar

Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiac tuanya di depan mobil Mecedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.
Walaupun dengan wajah tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang berhenti untuk menolongnya. Apakah lelaki itu bermaksud menyakitinya?
Lelaki tersebut penampilanya tidak terlalu baik, ia kelihatan begitu memprihatinkan. Wanita itu dapat merasakan kalau dirinya begitu ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin, sepertinya lelaki tersebut tau apa yang ia pikirkan. Lelaki itu berkata
"Saya kemari untuk membantu anda Bu, kenapa anda tidak menunggu didalam mobil. Bukankah disana lebih hangat? Oh ya, nama saya Bryan."
Bryan masuk kedalam kolong mobil wanita itu untuk memperbaiki yang rusak. Akhirnya ia selesai, tetapi dia kelihatan begitu kotor dan lelah, wanita itu membuka kaca jendela mobilnya dan berbicara kepadanya.
Ia berkata bahwa ia dari St Louis dan kebetulan lewat jalan ini. Dia merasa tidak cukup kalau hanya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Wanita itu bertanya berapa yang harus ia bayar, berapapun jumlahnya yang ia minta tidak menjadi masalah, karena ia membayangkan apa yang akan terjadi jika lelaki itu tidak menolongnya.
Bryan hanya tersenyum. Bryan tidak mengatakan berapa jumlah yang harus dibayar, karena baginya menolong orang bukanlah suatu pekerjaan. Ia yakin apabila menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan tanpa suatu imbalan, suatu hari nanti Tuhan pasti akan membalas amal perbuatanya.
Ia berkata kepada wanita itu, "Bila Ibu benar-benar ingin membalas jasa saya, maka apabila suatu hari nanti Ibu melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan, tolonglah orang tersebut... dan ingatlah saya."
Bryan menunggu sampai wanita itu menstater mobilnya dan menghilang dari pandangan. Setelah berjalan beberapa mil wanita itu melihat kafe kecil, lalu ia mampir kesana untuk makan dan beristirahat sebentar. Pelayan datang dan memberikan handuk bersih untuk mengeringkan rambutnya yang basah.
Wanita itu memperhatikan sang pelayan yang sedang hamil, dan masih begitu muda. Lalu ia teringat kepada Bryan. Setelah wanita itu selesai makan dan, sang pelayan sedang mengambil kembalian untuknya, wanita itu pergi keluar secara diam-diam. Setelah kepergiannya sang pelayan kembali, pelayan itu bingung kemana wanita itu pergi, lalu ia menemukan secarik kertas diatas meja dan uang $1.000,-.
Ia begitu terharu setelah membaca apa yang ditulis oleh wanita itu: "Kamu tidak berhutang apapun pada saya karena seseorang telah menolong saya, oleh karena itulah saya menolong kamu. Maka inilah yang harus kamu lakukan:
"Jangan pernah berhenti untuk memberikan cinta dan kasih sayang."
Malam ketika ia pulang dan pergi tidur, ia berfikir mengenai uang dan apa yang di tulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita itu bisa tahu kalau ia dan suaminya sangat membutuhkan uang untuk menanti kelahiran bayinya?
Ia tau bagaimana suaminya sangat merisaukan hal ini. Lalu ia memeluk suaminya yang terbaring disebelahnya dan memberikan ciuman yang lembut sambil berbisik :
"Semuanya akan baik-baik saja sayang, I Love You Bryan." "Segala sesuatu yang berputar akan selalu berputar",
therefore, never ever stop doing good things in life!
Kiriman dari Evi Monika
.................................................................................

SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH ISTIMEWA

Sahabatku membuka laci tempat istrinya menyimpan pakaian dalam dan membuka bungkusan berbahan sutra "Ini, ......", dia berkata, "Bukan bungkusan yang asing lagi". Dia membuka kotak itu dan memandang pakaian dalam sutra serta kotaknya. "Istriku mendapatkan ini ketika pertama kali kami pergi ke New York , 8 atau 9 tahun yang lalu. Dia tidak pernah mengeluarkan
bungkusan ini. Karena menurut dia, hanya akan digunakan untuk kesempatan yang istimewa.
Dia melangkah dekat tempat tidur dan meletakkan bungkusan hadiah didekat pakaian yang dia pakai ketika pergi ke pemakaman. Istrinya baru saja meninggal. Dia menoleh padaku dan berkata: "
JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN ISTIMEWA, SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH KESEMPATAN YANG ISTIMEWA!"
Aku masih berpikir bahwa kata-kata itu akhirnya mengubah hidupku. Sekarang aku lebih banyak membaca dan mengurangi bersih-bersih. Aku duduk di sofa tanpa khawatir tentang apapun. Aku meluangkan waktu lebih banyak bersama keluargaku dan mengurangi waktu bekerjaku. Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya menjadi sumber pengalaman supaya bisa hidup, tidak semata-mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja.
Aku tidak berlama-lama menyimpan sesuatu. Aku menggunakan gelas-gelas kristal setiap hari. Aku akan mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket, jika aku menyukainya. Aku tidak menyimpan parfum specialku untuk kesempatan istimewa, aku menggunakannya
kemanapun aku menginginkannya.
Kata-kata "Suatu hari ....." dan "Satu saat nanti ....." sudah lenyap dari kamusku. Jika dengan melihat, mendengar dan melakukan sesuatu ternyata bisa menjadi berharga, aku ingin melihat, mendengar atau melakukannya sekarang. Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku
apabila dia tahu dia tidak akan ada di sana pagi berikutnya, ini yang tak seorangpun mampu mengatakannya. Aku berpikir, dia mungkin sedang menelepon rekan-rekannya serta sahabat terdekatnya.
Barangkali juga dia menelpon teman lama untuk berdamai atas perselisihan yang pernah mereka lakukan. Aku suka berpikir bahwa dia mungkin pergi makan Martabak spesial, makanan favoritnya. Semua ini adalah hal-hal kecil yang mungkin akan aku sesali jika tak aku
lakukan, jika aku tahu waktu sudah dekat.
Aku akan menyesalinya, karena aku tidak akan lebih lama lagi melihat teman-teman yang akan aku temui, juga surat-surat yang ingin aku tulis "Suatu hari nanti". Aku akan menyesal! dan merasa sedih, karena aku tidak sempat mengatakan betapa aku mencintai orangtuaku, saudara-saudaraku dan teman2ku.
Sekarang, aku mencoba untuk tidak menunda atau menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa dan bisa membuatku menikmati hidup. Dan setiap pagi, aku berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan menjadi hari istimewa. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, adalah istimewa.
Apabila kamu mendapatkan pesan ini, itu karena seseorang peduli padamu dan karena mungkin ada seseorang yang kamu pedulikan. Jika kamu terlalu sibuk untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain dan kamu berkata kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan mengirimkannya "Suatu saat nanti", ingatlah bahwa "Suatu saat" itu sangat jauh.
Dan mungkin tidak akan pernah datang.....
Kiriman dari Lina R.
..........................................................