BAHAGIA, ADA PADA JIWA YANG BISA BERSYUKUR

Posted by Jean on 2006-11-23

Pernah membayangkan, bagaimana seseorang menulis buku, bukan dengan tangan atau anggota tubuh lainnya, tetapi dengan kedipan kelopak mata kirinya?

Jika Anda mengatakan itu hal yang mustahil untuk dilakukan, tentu saja Anda belum mengenal orang yang bernama Jean-Dominique Bauby. Dia pemimpin redaksi majalah Elle, majalah kebanggaan Prancis yang digandrungi wanita seluruh dunia.

Betapa mengagumkan tekad dan semangat hidup maupun kemauannya untuk tetap menulis dan membagikan kisah hidupnya yang begitu luar biasa. Ia meninggal tiga hari setelah bukunya diterbitkan. Setelah tahu apa yang dialami si Jean dalam menempuh hidup ini, pasti Anda akan berpikir, "Berapa pun problem dan stres dan beban hidup kita semua, hampir tidak ada artinya dibandingkan dengan si Jean!"

Tahun 1995, ia terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut locked-in syndrome, kelumpuhan total yang disebutnya "Seperti pikiran di dalam botol". Memang ia masih dapat berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kirinya. Jadi itulah cara dia berkomunikasi dengan para perawat, dokter rumah sakit, keluarga dan temannya.

Begini cara Jean menulis buku. Mereka (keluarga, perawat, teman-temannya) menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean akan berkedip apabila huruf yang ditunjukkan adalah yang dipilihnya. "Bukan main," kata Anda.

Ya, itu juga reaksi semua yang membaca kisahnya. Buat kita, kegiatan menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa. Namun, kalau kita disuruh "menulis" dengan cara si Jean, barang kali kita harus menangis dulu berhari-hari dan bukan buku yang jadi, tapi mungkin meminta ampun untuk tidak disuruh melakukan apa yang dilakukan Jean dalam pembuatan bukunya.

Tahun 1996 ia meninggal dalam usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoarnya yang ditulisnya secara sangat istimewa. Judulnya, "Le Scaphandre" et le Papillon (The Bubble and the Butterfly).

Jean adalah contoh orang yang tidak menyerah pada nasib yang digariskan untuknya. Dia tetap hidup dalam kelumpuhan dan tetap berpikir jernih untuk bisa menjadi seseorang yang berguna, walaupun untuk menelan ludah pun, dia tidak mampu, karena seluruh otot dan saraf di tubuhnya lumpuh. Tetapi yang patut kita teladani adalah bagaimana dia menyikapi situasi hidup yang dialaminya dengan baik dan tetap menjadi seorang manusia (bahasa Sansekerta yang berarti pikiran yang terkendali), bahkan bersedia berperan langsung dalam film yang mengisahkan dirinya.

Jean, tetap hidup dengan bahagia dan optimistis, dengan kondisinya yang seperti sosok mayat bernapas. Sedangkan kita yang hidup tanpa punya problem seberat Jean, sering menjadi manusia yang selalu mengeluh..! Coba ingat-ingat apa yang kita lakukan. Ketika mendapat cuaca hujan, biasanya menggerutu. Sebaliknya, mendapat cuaca panas juga menggerutu.

Punya anak banyak mengeluh, tidak punya anak juga mengeluh. Carl Jung, pernah menulis demikian: "Bagian yang paling menakutkan dan sekaligus menyulitkan adalah menerima diri sendiri secara utuh, dan hal yang paling sulit dibuka adalah pikiran yang tertutup!"

Maka, betapapun kacaunya keadaan kita saat ini, bagi yang sedang stres berat, yang sedang berkelahi baik dengan diri sendiri maupun melawan orang lain, atau anggota keluarga yang sedang tidak bahagia karena kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi, yang baru mendapat musibah kecelakaan atau bencana, bagi yang sedang di-PHK, ingatlah kita masih bisa menelan ludah, masih bisa makan dan menggerakkan anggota tubuh lainnya. Maka bersyukurlah, dan berbahagialah...!

Jangan menjadi pengeluh, penggerutu, penuntut abadi, tapi bijaksanalah untuk bisa selalu think and thank (berpikir, kemudian berterima kasih/bersyukurl).

Dalam artikel yang berjudul Kegagalan & Kesuksesan Hasil Konsekuensi Pikiran ( SPM 26 Februari 2005) dituliskan, seseorang yang sadar sepenuhnya, dia datang ke dunia ini hanya dibekali sebuah nyawa (jiwa).

Nah, nyawa itu harus dirawat dengan menjalani kehidupan secara bertanggung jawab. Dengan nyawa ini pulalah, seseorang harus hidup bahagia, di manapun dia berada, dan dalam kondisi apapun, dia harus bisa bahagia. Kunci kebahagiaan adalah bersyukur! Mensyukuri apa yang kita
dapat itu penting, termasuk sebuah nyawa agar kita bisa hidup di alam ini. Dan kebahagiaan bisa dibuat, dengan tidak meminta (menuntut) apapun pada orang lain, tetapi memberikan apa yang bisa diberikan kepada orang lain agar mereka bahagia. Jadilah seseorang yang merasa ada gunanya untuk kehidupan ini.

Untuk itu, Anda bisa mendengarkan intuisi sendiri sehingga bertindak sesuai nurani dan menghasilkan apa yang Anda inginkan dalam hidup. Hadapi hidup dengan tabah karena orang-orang beruntung bukan tidak pernah gagal.

Bukan tidak pernah ditolak, juga bukan tidak pernah kecewa. Justru banyak orang yang sukses itu sebetulnya orang yang telah banyak mengalami kegagalan.

Berpikirlah positif, Anda akan menjadi orang yang beruntung. Banyak cerita tentang keberuntungan berasal dari kejadian-kejadian yang tidak menguntungkan. Misalnya, kehilangan pekerjaan memunculkan ide besar untuk mulai bisnis sendiri dan menjadi majikan. Ditolak pun bisa mendatangkan kesuksesan. Tetapi, untuk mendapatkan keberuntungan diperlukan usaha.

Dan mulailah sekarang juga untuk berusaha!

Sumber: Bahagia, ada pada Jiwa yang Bisa Bersyukur oleh Lianny Hendranata

Tahukah Anda

Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?
Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?
Tahukah anda kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah :

Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku
Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?
Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?
Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian hitam adalah orang yang ingin tidak diperhatikan dan butuh bantuan dan pengertian anda?
Tahukah anda kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?
Tahukah anda bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung?
Tapi tahukah anda bahwa hal tsb akan lebih bernilai saat anda mengatakannya dihadapan orang tsb?
Tahukah anda kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan,keinginan anda tsb pasti dikabulkan?
Tahukah anda bahwa anda bisa mewujudkan impian anda, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, dan jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda lakukan.
Tapi jangan percaya semua yang saya katakan, sebelum anda mencobanya sendiri, jika anda tahu seseorang yang benar2 butuh sesuatu yg saya sebutkan diatas, dan anda tahu anda bisa
menolongnya, anda akan melihat bahwa pertolongan tsb akan dikembalikan dua kali lipat.

Hari ini, bola PERSAHABATAN ada dilapangan anda, kirim ini kepada orang yang benar2 sahabat anda (termasuk saya jika saya juga sahabat). Juga, jangan merasa kecewa jika tidak ada seseorang yang mengirimkannya kembali kepada anda, anda akan mengetahui bahwa anda akan tetap menjaga bola untuk orang lainnya ..

Kualitas Hidup

Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, bernama Harry.

Harry yang dikirim untuk menjemput sang profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkat seorang anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar.

Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.
"Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu?" tanya sang profesor.
"Oh," kata Harry, "selama perang, saya kira."

Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.

"Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah, "katanya.
"Saya tak pernah tahu apakah langkah berikutnya merupakan pijakan yang terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini."

Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas. "Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.

Aku Dan Cinta

Aku tak pernah tau apa itu cinta, sampai bertemu dengannya, kekesalanku pada objek cinta membuatku justru semakin dekat dengannya,sampai sekarangpun... aku masih tak tau tentang cinta, ataukah memang aku bodoh???? ataukah cinta yang terlalu
luas......

Anggap saja aku mengerti sedikit, dan ingin berbagi....
Anggap saja cinta itu sebuah formula, di alam ini, formula ini sepertinya nggak mutlak, jadi fromula ini agak relatif.

Aku punya formula tersendiri yang disebut cinta, bagiku, kalo cinta itu hanya ingin memberi, ingin dekat, ingin berbagi, dan ingin loyal, dan total,wah.........solid ya he he hee.....
yang lain lagi, cinta itu bersih, nggak ada emosi, nggak ada nafsu, semua yang baik2 aja.....
nafsu ingin memiliki... ya sekedar memiliki rasa cinta itu..... bukan memiliki objeknya, bagiku kalo terlalu ingin memiliki objeknya, jadinya kok nafsu !!
Bagiku cinta itu rasa yang indah, sejuk, bersih, namun punya kekuatan untuk menjalani hidup ini dengan kuat dan berani, bukannya cengeng, bukan berhitung untuk rugi....

Pernah aku ketemu temen yang dia bilang cinta mati sama seseorang, dia yakin kalo orang itu jodohnya, terus mau nya orang itu hanya untuk dia, menikah dengannya......... nah dia itu kosultasinya sama aku........ aku patahkan habis2 an pendapatnya....... bagiku itu obsesi, ambisi, dan nafsu.......

kalo cinta nggak gitu........ dia terjebak dalam sebuah kotak emosi yang dia sebut cinta, keinginan ingin memiliki yang sangat kuat dan possesive, aku bilang sama dia: "nah kalo dia nggak mau sama kamu, terus kamu ngotot,berarti kamu udah mencampakkan harga dirimu, kamu harus memilih, melepas dia, karena kau cinta, dan membiarkan dia bahagia, atau tetap pada rasa cintamu dan kau dengan perasaan bahwa kau memang bukan yang dia mau, wake up girl, hidup bukan hanya untuk berada di kotak ini, biarkan dunia tersenyum dan membawa kita dalam rangkaian perjalanannya, kita masih akan diberi kesempatan untuk bertemu objek2 lain bisa kita sebut cinta, ayo kita keluar dari lingkaran ini, dunia disediakan bagi kita untuk mengambil nilai positif untuk kita genggam, jangan sia2 kan" dua tahun dia bergumul dengan rasa, yang dia sebut cinta itu...

Masih banyak cerita2 yang orang bilang cinta, tapi aku nggak temukan nafas cinta disitu, banyak kali kutemukan nafas emosi, dan nafsu.....

Achh cinta itu adalah formula yang tercipta di alam raya ini untuk Tuhan memberikan sarana kepada manusia agar saling berbagi, saling mengisi, dan saling memahami, atau entah apa lagi.....

Semoga kita semua selalu bisa tau, benarkah itu cinta, ataukah hanya.....tapi yang jelas jangan sampai kecintaan kita pada dunia, dan bagian2 dari dunia ini, membuat kita terlena bahwa........ kita hanya mampir sebentar disini.

Kisah Anne

Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mepunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan perempuan.
Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.

Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. "Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya.
Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut, dengan
mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.

Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah.Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang
masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.

Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ? Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne.
Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan
kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri.

Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. Ada dua bayi
yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi.
Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.

Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne),mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja.

Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut.
Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka..

Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam.....

Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian.
Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne
dalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya...
=====================================================

Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :

1. SESUNGGUHYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bhkan beratus tahun. Lakukan selama hidup kita, apa yang bermanfaat bagi orang lain.

2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita telah berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun.

Hal yang benar2 penting adalah apa yang dilakukan perusahaan kita selama ini, yang bermanfaat bagi orang lain.

3. Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa anak2 kita melakukan hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga".

"FENG SHUI JL SUDIRMAN - THAMRIN"

-Oleh Kafi Kurnia

Minggu lalu, saya menemani seorang ahli feng shui dari Hong Kong. Ketika jalan-jalan keliling kota, ia yang kebetulan pula sobat karib Mpu Peniti sempat memperlihatkan muka yang sangat kagum. Namun terkadang juga muka yang sangat murung. Tentu saja saya bingung melihatnya. Kebetulan ketika kami berhenti keliling, sembari minum kopi, mendongenglah sang ahli feng shui itu.

Menurut dia, siapa pun yang mendesain Jalan Sudirman dan Thamrin sangat mengerti ilmu feng shui. Dan ia sangat kagum. Jalan Sudirman dan Thamrin, menurut dia, adalah sebuah naga besar. Kepalanya menghadap selatan. Yaitu arah mata angin yang paling dinamis. Sedangkan ekor menghadap utara.

Kepala sang naga, menurut dia, ada di bundaran Ratu Plaza, juga yang ditandai oleh patung orang mengusung api. Ini pintu api dalam feng shui. Ekor sang naga berada di bundaran air mancur di depan Gedung Bank Indonesia. Dan air mancur ini menandai gerbang air.

Agar sang naga bebas bergerak, sengaja di sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin dibuat empat putaran: di Ratu Plaza, Semanggi, di depan Hotel Indonesia, dan putaran di depan Gedung Bank Indonesia. Empat putaran inilah yang menjamin sang naga bisa bergerak sangat dinamis. Sehingga peredaran energi bisa berjalan dengan sempurna, menciptakan sebuah situasi yang harmonis.

Uniknya, sang naga didesain menghadap selatan, dengan memperhatikan situasi lanskap kota Jakarta. Jalan Sudirman dan Thamrin sendiri memiliki lanskap peruntungan yang mirip dengan istana kaisar Cina di Beijing, yang terkenal dengan sebutan The Forbidden City. Yaitu sungai di depan dan gunung di belakang.

Di antara perbatasan Jalan Thamrin dan Sudirman juga dibelah oleh sebuah sungai. Konon, zaman dahulu, di daerah selatan, Kebayoran Baru dan sekitarnya, ada sebuah bukit kecil. Tak mengherankan, hingga sekarang pun masih tersisa Kelurahan Gunung di Kebayoran Baru.

Ekor sang naga konon juga ditandai dua simbol penting. Yaitu simbol harta karun atau kemakmuran. Di satu sisi ada Monas dan di sisi lain ada Bank Indonesia. Entah ini disengaja atau tidak, tapi memang rupanya Jalan Sudirman-Thamrin memiliki energi feng shui sangat
positif. Menurut teman Mpu Peniti itu, jarang sekali ada jalan utama bisnis di sebuah kota didesain sangat sensitif menurut kaidah feng
shui.

Sayang, menurut sang pakar feng shui itu, energi yang sangat positif ini kemudian dirusak dengan pembangunan yang tumpang tindih. Entah kenapa, dibangun sebuah patung Arjuna dengan sejumlah kuda, pas di ekor sang naga, yaitu di depan Gedung Indosat. Ini energi negatif.

Sebab posisi Arjuna menghadap sang ekor naga dan tampak memanah ke arah ekor itu. Kini ekor naga terpanah sehingga tidak lagi bebas bergerak. Tak mengherankan apabila rupiah tidak mau stabil-stabil. Begitu analisis sang pakar feng shui.

Energi negatif lain, ketika patung Arjuna itu direnovasi belum lama ini, beberapa patung kuda direnovasi dengan gaya transparan. Munculnya "kuda-kuda setan" yang agresif dan berbahaya ini sangat mengganggu keharmonisan energi sang naga.

Hal lain yang juga mengkhawatirkan adalah bangunan- bangunan baru yang didirikan tanpa memperhatikan keserasian lingkungan. Kebanyakan bangunan baru ini semata-mata dibangun dengan keserakahan luar biasa, tanpa memperhatikan gedung-gedung lama yang telah berdiri sehingga perpaduannya menjadi rancu. Pergerakan sang naga pun menjadi terganggu.

Yang bikin saya ketawa, konon busway itu juga energi yang jelek, karena membuat gerakan sang naga menjadi sangat agresif dan liar. Sang naga tak lagi bergerak meliuk-liuk dengan elegan. Akibatnya, bumi menjadi tidak stabil. Tak mengherankan pula apabila malapetaka dan bencana alam terus-menerus melanda Indonesia.

Anda, tentu saja, saya larang keras mempercayai begitu saja analisis pakar feng shui itu. Tapi analisisnya mungkin menyiratkan sebuah pendalaman yang lain. Bahwa kita harus mahir membaca tanda-tanda alam. Peka terhadap lingkungan di sekitar kita.

Jangan pernah membiarkan keserakahan menguasai diri kita.

MAKNA PEKERJAAN ANDA

Beberapa waktu yang lalu, saya memberikan pelatihan mengenai SIKAP KERJA di sebuah hotel berbintang lima.

Salah satu peserta pelatihan adalah Pak Lim, seorang pria berusia 60 tahunan yang bekerja di hotel tersebut. Bagi saya pekerjaan pak Lim sangatlah monoton dan membosankan. Setiap hari dengan membawa sebuah daftar dia mengecek engsel pintu setiap kamar hotel.

Pak Lim memulai rangkaian tugasnya dengan mengecek engsel pintu kamar 1001 dan memastikan bahwa engsel dan kunci pintu berfungsi dengan baik. Pengecekan yang dilakukan bukanlah pengecekan 'seadanya' namun pengecekan yang saksama di setiap engsel dan memastikan bahwa setiap pintu bisa dibuka tutup tanpa masalah.

Untuk mengecek satu pintu, Pak Lim berulang kali membuka dan menutup pintu hanya untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. Barulah setelah puas dia memberikan paraf pada daftar yang dibawanya dan mengecek pintu kamar berikutnya, 1002. Dalam sehari Pak Lim dapat mengecek 30 pintu kamar.

Anda tentu bertanya-tanya, berapa lama waktu yang dibutuhkan Pak Lim untuk mengecek semua pintu kamar di hotel itu.

Kurang lebih sebulan.!! Tidak mengejutkan, karena memang hotel berbintang lima ini kurang lebih memiliki 600 buah kamar. Tugas pengecekan yang dibuat Pak Lim ibarat LINGKARAN. Karena setelah selesai melakukan pengecekan pada pintu kamar terakhir, Pak Lim kembali melakukan pengecekan ke kamar pertama, 1001. Pekerjaan ini benar-benar monoton, tanpa variasi dan membosankan..!!
Saya sendiri tidak habis pikir bagaimana Pak Lim bisa sangat CERMAT dan TELITI menjalankan tugas melakukan pengecekan engsel dan kunci pintu kamar yang amat monoton dan membosankan ini dari hari ke hari, bulan ke bulan bahkan TAHUN..!!

Mungkin jika saya diminta melakukan tugas sama, akan dilakukan sekadarnya..!!

Karena sangat penasaran, suatu hari saya bertanya pada Pak Lim, apa yang membuatnya begitu tekun menjalani pekerjaan rutin itu..?

Jawabannya sungguh di luar dugaan :
Beliau menjawab
"Dari pertaanyaan anda, menyimpulkan bahwa anda tidak mengerti pekerjaan yang saya lakukan. Pekerjaan saya bukan sededar memeriksa engsel, namun lebih dari itu.... Tamu - tamu di hotel ini jelas bukan orang sembarangan, mereka pada umumnya CEO perusahaan, Direktur atau Manajer Senior serta kepala keluarga.
Mereka pasti bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarga mereka, dan juga banyak karyawan dibawahnya yang mungkin jumlahnya puluhan, ratusan bahkan ribuan.
Nah, jika terjadi sesuatu yang buruk di hotel, misalnya kebakaran, dan engsel pintu tidak dapat dibuka karena rusak, mereka bisa meninggal di kamar.
Akibatnya bisa anda bayangkan, sangat mengerikan, bukan hanya untuk reputasi hotel ini, namun keluarga dan karyawan yang berada dalam tanggungan mereka. Mereka akan kehilangan sosok pemimpin yang mampu mengganggu kelancaran perusahaan. Jadi jangan meremehkan tugas saya."

Saya benar-benar terperangah mendengar penjelasan panjang lebar Pak Lim, dari situlah saya mengerti bahwa jika seseorang MEMAHAMI BENAR MAKNA DI BALIK PEKERJAANNYA, DIA AKAN MELAKUKAN PEKERJAANNYA DENGAN BANGGA, SENANG HATI, SELALU KREATIF, AKTIF, INISIATIF, INNOVATIF DAN PENUH TANGGUNG JAWAB.

Sebaliknya jika Pak Lim tidak memahami makna pekerjaannya dia akan mengatakan, bahwa tugasnya hanya sebagai tukang engsel. sekarang COBA TANYAKAN PADA DIRI ANDA SENDIRI. Apakah anda tahu benar makna dibalik pekerjaan anda..?

Katakanlah anda seorang MANAGER, SALES PEOPLE, ACCOUNTANT, SALES ADMIN, TEAM FINANCE, TEACHER, IT PROGRAMMER,GENN AFFAIRS, HRD, MEKANIK, OFFICE BOY, DRIVER/ MESSANGER dlsb

Ingatlah, jika seseorang memahami makna pekerjaannya, dia akan melakukan pekerjaannya dengan BANGGA dan yang TERPENTING PENUH ARTI BAGI dirinya, PERUSAHAAN dan SESAMAnya.

ACTION IDEAS

So what is the REAL meaning behind your work ?

What is the REAL meaning behind the work of each of your sub ordinates ?

Kasih sayang seorang ayah

Tersebutlah seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar malam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seat beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut.

Benar saja, di sebuah tikungan, sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah.

Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.

Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya.

Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat ‘hangat’ tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang terbakar hebat.

Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat, Namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau ayahnya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.

Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya.

Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia menjaganya.

Dia hanya bisa berdoa dan berharap, kalau suatu saat Tuhan boleh memberi mujizat.

Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendoakan kesembuhan anaknya. Setiap hari.

Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yg tertidur di sampingnya.
Kemudian disusul oleh penglihatannya. Ternyata Tuhan telah mengabulkan doa sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yg telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah & menangis, sambil berkata. "Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku."

Selingkuh

Suatu malam sepulang kerja, seorang eksekutif muda iseng-iseng memeriksa laci tempat istrinya menyimpan pakaian dalam. Dibalik tumpukan bra dan celana dalam, ia menemukan sebuah kantong kain yang didalamnya terdapat 2 biji kacang ijo dan duit sejumlah 100 ribu rupiah. Penasaran, akhirnya sang eksekutif menghampiri istrinya dan bertanya, "Mam, ini bungkusan untuk apa? Kok di dalamnya ada uang sama kacang ijo 2 biji?"

Sang istri, tiba-tiba terisak menirukan tangis bintang sinetron di TV swasta , menjawab, "Pah, (ihik) jangan marah ya (ihik). Aku mau minta maaf dulu sama kamu, tapi kamu janji dulu jangan marah ya.. (ihik..ihik..)" Melihat sang istri menangis tersedu dan tak punya gambaran sama sekali mengenai fungsi bungkusan itu, akhirnya sang suami menjawab sambil pura-pura tegas, "Baik Mam, aku janji nggak akan marah, tapi kamu harus jujur ya!".

Sang istri, masih terisak, berkata, "Begini loh Pah (ihik), kira-kira 3 tahun lalu (ihik), aku mengkhianati perkawinan kita pak (ihik..ihik..), aku .. aku pernah berselingkuh sama laki-laki lain bekas teman sekolahku dulu (ihik..ihik..) .. sama teman kuliahku ... sama teman sekantorku ... juga sama teman kenalan di Cafe" .. (ihik .. ihik) .. Hampir saja si eksekutif muda itu berang mendengarnya, namun karena sudah berjanji untuk tidak marah, akhirnya ia berusaha menahan diri dan bertanya,
"Apa? berselingkuh?! lalu apa hubungannya dengan kacang ijo itu?"

Kepalang basah, si istri yang jalang itu menjawab, "Sebenarnya, (ihik) aku sangat merasa bersalah setiap kali melakukan perselingkuhan itu, Pah (ihik)
tapi aku terpaksa karena Papah selalu pulang larut malam. Jadi untuk setiap laki-laki yang tidur sama aku (ihik), aku simpan sebutir kacang ijo di dalam kantong itu. Maafkan aku, Pah ... (ihik..ihik..)"

Si eksekutif muda itu terdiam sejenak sambil berkata dalam hati, 'Hmm... sialan nih bini gue!, untung kacang ijonya cuma 2 biji... ya udah dimaafin aja deh. Lagian kalo marahan lama-lama, bisa gak kebagian jatah nih ntar malam ..' Akhirnya ia memutuskan untuk memaafkan istrinya dan berkata, "Baiklah Mam, aku maafkan. Oh ya, lalu itu duit 100 ribu dari mana?" "Ooh itu..., Kalau kacang ijonya sudah sampai berkilo-kilo, saya suruh si Inem bawa ke pasar untuk dijual. Nah duitnya hasil penjualan kacang ijo itu."

(Gubrak!) si suami jatuh pingsan.

PERANGKAP TIKUS

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur memperhatikan dengan seksama sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak " Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang ada perangkap tikus...."

Ia mendatangi ayam dan berteriak " ada perangkat tikus"

Sang Ayam berkata " Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku"

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak.
Sang Kambing pun berkata " Aku turut ber simpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan"

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. " Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali"

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sng ular berkata "
Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang
istri tidak sempat diselamatkan.

Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.

Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya.

Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.

Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.


SO...SUATU HARI..KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN
MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA...PIKIRKANLAH SEKALI LAGI.

Antri

Pernah ayah mengajak saya ke tempat kerjanya. Hari itu Sabtu, jadi kantor tutup setengah hari. Sebagai bocah tujuh tahun saya senang bermain di kompleks kantor itu. Gedung-gedungnya kuno. Diantara gedung yang satu dengan yang lain terdapat lapangan rumput yang luas dan pohon-pohon yang rindang. Ada beberapa menara besi tinggi yang disebut antena. Menara itu kokoh, batang-batang besinya jauh lebih tebal dari lengan saya. Karyawannya ratusan dan semuanya lelaki. Ketika itu Bandung masih berada di bawah pemerintahan Belanda. Pada papan nama kompleks itu tertera: Nederlands Indie Radio Omroep Maatschappij.

Meskipun asyik bergelantungan pada batang-batang besi menara itu, lama-lama saya jemu juga. Untunglah akhirnya bel berbunyi di tiap gedung. Itu tanda saya akan pulang. Tetapi ternyata ayah dan para karyawan lain antri di depan sebuah loket. Ini hari gajian.

Antrian itu panjang dan mulai melingkar seperti ular. Uh, lama sekali menunggunya. Ketika saya mendekati, ayah menghalau, “Owe jangan kesini. Main di lapangan sana!!” Tetapi saya sudah bosan. Saya ingin pulang. Saya lapar. Lalu saya duduk di bawah pohon menonton antrian itu. Ternyata ayah termasuk yang paling jangkung. Bahkan ayah lebih tingi daripada orang yang berkopiah. Ayah bisa melihat ke depan melewati kepala orang-orang yang berderet di depannya. Enak juga jadi orang jangkung. Lalu saya bertekad, “Nanti kalau sudah besar, saya juga jangkung. Lebih jangkung dari ayah, supaya bisa melihat ke depan kalau antri gaji!”

Ketika menonton antrian itu saya heran. Mengapa ayah dan teman-temannya berdiri dengan tenang? Sungguh berbeda dengan kami di sekolah. Di sekolah kami antri sambil saling desak, saling dorong dan saling iseng. Pokoknya gaduh. Satu-satunya antrian dimana kami tidak gaduh adalah ketika di sekolah diadakan penyuntikan atau vaksinasi cacar. Nah, kami semua antri sambil berkeringat dingin ketakutan.

Antri adalah bagian dari hidup kita. Di supermarket kita harus antri menunggu giliran untuk membayar. Di perempatan jalan kita menunggu giliran lampu hijau. Hidup adalah sebuah antrian panjang. Di mana-mana kita harus berderet. Untuk masuk harus antri, untuk keluar juga harus antri. Kadang-kadang antrian terasa menyiksa. Pernah saya antri untuk masuk ke gedung perpustakaan dalam suhu udara beku minus 15 derajat Celcius dan terpaan angin kencang yang disebut The Siberian Blow. Berbalut empat lapis baju tebal pun masih kedinginan.

Apa yang kita rasakan dalam deretan panjang menunggu giliran? Jengkel. Kesal. Kok, lama betul? Kita jadi tidak sabaran. Nah, inilah faedah antri. Kita belajar menunggu giliran. Kita belajar sabar.

Kesabaran tampak sepele. Tetapi sampai hari ini dunia luput dari malapetaka nuklir berkat kesabaran, yaitu kesabaran dua kepala negara adidaya yang sabar berunding ketika terjadi krisis perang dingin. Dalam skala kecil pun kesabaran diperlukan. Rumah tangga, perusahaan dan organisasi bisa selamat dari perpecahan jika ada kesabaran. Yang menang dalam tiap pertikaian bukanlah keperkasaan atau kekerasan, melainkan kesabaran. Tulis seorang pujangga, “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan”

Kesabaran juga turut menentukan ego atau warna kepribadian kita yang lengkap. Psiko-analisa membedaka nego yang lemah dan ego yang kuat. Ego yang lemah bersifat impulsif, kurang sabar dan kurang toleran terhadap frustasi. Ali dan Budi sedang antri di loket bioskop. Antrian itu panjang. Ali gelisah dan sebentar-sebentar melihat jam. Keluhnya, “Kok, lama sekali antrinya?!” Sebaliknya, Budi berdiri dengan tenang. Jawabnya, “Bukan cuma kita, semua orang juga antri.” Ali berego lemah, sedangkan Budi berego kuat dan mempunyai kematangan emosional sehingga ia mampu bersabar dan mampu menanggung rasa frustasi.

Darimanakah kita memperoleh kesabaran? Sumber kesabaran adalah Allah sendiri. Dia adalah “Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia”
Tetapi kesabaran bukan turun dari langit. Secara aktif kita harus berusaha dan belajar untuk menjadi sabar. Kesabaran perlu pula kita “kejar” Sejak masa kecil seorang anak perlu belajar mampu menahan frustasi. Jika sejak kecil semua keinginan anak dikabulkan maka ia tidak bisa menjadi orang dewasa yang matang dan sabar. Ketika sudah dewasa ia akan meneruskan kebiasaan memaksakan keinginan, termasuk keinginan dalam doa kepada Tuhan. Ia menjadi orang yang berpola hidup “aku mau apa yang aku mau kapan aku mau!”

Belajar menjadi sabar tidak bisa terjadi dalam sehari. Seumur hidup kita masih terus belajar sabar. Mau antri dan bisa antri adalah sala hsatu cara belajar sabar.

Mungkin oleh sebab itu saya masih ingat melihat ayah antri gaji. Ia berdereet di bawah terik matahari sambil menaungi kepala dengan kertas koran. Ayah jangkung sehingga bisa melihat ke loket. Pada saat itu saya bertekad mau lebih jangkung dari ayah supaya saya bisa antri gaji sambil melihat ke loket.

Apakah tekad tersebut terlaksana? Tidak! Sama sekali tidak terlaksana. Pertama, ternayta tinggi saya cuma 168cm, berarti kalah 7cm dari ayah. Kedua, ternyata selama 40 tahun menjadi pendeta, saya tidak pernah antri gaji. Itulah enaknya jadi pendeta. Gaji diantar ke rumah oleh penatua. Padahal saya mau juga mengalami apa rasanya antri gaji.

Apakah Saya Menikah Dengan Orang Yang Tepat

Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini, dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.

"Apakah saya menikah dengan orang yang tepat"

Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, "bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?"

Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya jadi saya menjawab "Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?"

Dengan sangat serius dia balik bertanya "Bagaimana anda tahu?!"
"Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini."

Inilah jawabanya?

SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda.

Telpon dariya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat begitu menyenangkan.

Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Ngga perlu berbuat apapun Makanya dikatakan "jatuh" cinta?

Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta"

Bayangkan eksprisi tersebut! Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda.

Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan.
Tapi? setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar..
perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan.
Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang besemangat bukannya jadi hal yang manis tapi malah nambahin penat yang ada..

Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda,

anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.

Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?" mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya.. Nah Lho!

Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas?
Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini, menginkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas.

Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TVnya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya. Tapi tau ngga?!

Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri.

Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya

Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa!

Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik, tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda).

Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini)

KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..!

Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan
Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi?
Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya
Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.

Benar juga ungkapan "diperbudak cinta"

Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik .

Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini.

Cinta bukanlah MISTERI

Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar.

Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya.

Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam

hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat.

Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa "MEMBUAT" cinta bukan "JATUH".

Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION, dan bukan cuma PERASAAN..!


jika ia sebuah cinta.....
ia tidak mendengar...
namun senantiasa bergetar....

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak buta..
namun senantiasa melihat dan merasa..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak datang dengan kata-kata..
namun senantiasa menghampiri dengan hati..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak terucap dengan kata..
namun senantiasa hadir dengan sinar mata..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak hanya berjanji..
namun senantiasa mencoba memenangi..

jika ia sebuah cinta.....
ia mungkin tidak suci..
namun senantiasa tulus..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak hadir karena permintaan..
namun hadir karena ketentuan...

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan...
namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan..

Siang dan Malam

Teman-teman sekalian,
Saya ingin bertanya kepada anda tapi mungkin pertanyaannya simple tapi sukar dijawab, menurut anda hidup ini siang atau malam. Hidup anda ini siangkah atau malamkah, yang saya maksud siang adalah segala sesuatu bisa anda lihat secara jelas, berapa luas meja, berapa luasnya ruangan apa warna tembok, anda bisa lihat, ada kejelasan. Yang di maksud malam adalah anda tidak bisa melihat, kegelapan. Saya ingin bertanya sekali lagi hidup ini siang atau malam.

Apakah anda tahu yang anda alami nanti sore, nanti malam atau besok pagi, anda tidak tahu berarti gelap, berarti malam. Apakah seorang sopir taksi mengetahui dapat penumpang berapa dia hari ini, tidak tahu berarti malam. Apakah presiden dan kita tahu sampai hari apa dia menjadi presiden, sampai tahun berapa, tanggal berapa, apakah dia bisa memastikan, tidak bisa berarti hidup ini malam. Apakah anda kawin dan bisa memastikan istri anda akan hamil dan anak-anak anda pasti laki-laki atau perempuan dan tidak cacat dan sebagainya. Apakah anda bisa memastikan, apakah anda mengetahui secara persis jawabannya malam, gelap. Anda deretin saja satu persatu segala sesuatu di kehidupan kita ini adalah kegelapan, jadi hidup ini adalah malam.

Maka ada 3 point yang mungkin akan kita pecah-pecah dalam beberapa pembicaraan, tapi point pertama adalah hidup ini malam maka pekerjaan manusia hanya satu yaitu mencari cahaya atau menciptakan cahaya agar supaya ada yang jelas di dalam kegelapan, agar ada yang bisa kita lihat di dalam kelamnya malam ini. Itu point pertama.

1 jam Tidak Berbuat Dosa

Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, "Ayah, bisakah seseorang melewati seumur hidupnya tanpa berbuat dosa?"

Ayahnya menjawab sambil tersenyum : "tak mungkin, nak."

"Bisakah seseorang hidup setahun tanpa berbuat dosa?" tanyanya lagi.

Ayahnya berkata: "tak mungkin, nak."

"Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa berbuat dosa?"

Lagi-lagi ayahnya berkata : "Tak mungkin, nak."

"Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa berbuat dosa?" gadis kecil itu bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras untuk menjawab: "mm..... mungkin bisa, nak."

"Lalu.... bisakah seseorang hidup satu jam tanpa dosa? tanpa berbuat jahat
untuk beberapa saat, hanya waktu demi waktu saja, yah? Bisakah?"

Ayahnya tertawa dan berkata : "Nah, kalau itu pasti bisa, nak."

Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata : "Kalau begitu ayah, aku mau memperhatikan hidupku jam demi jam, waktu demi waktu, momen demi momen,
supaya aku bisa belajar tidak berbuat dosa. Kurasa hidup jam demi jam lebih mudah dijalani, ya?"

KISAH KEPOMPONG

Seorang anak menemukan sebuah kepompong di tanaman yang berada dikebunnya. Karena ingin mengetahui kupu jenis apa yang akan muncul, ia mengambil dan memeliharanya.

Setelah beberapa hari anak tersebut melihat bahwa kepompong tersebut bergerak. Si kupu yang berada dalam kepompong meronta ingin keluar dari kepompong tersebut.

Setelah beberapa saat, si kupu belum juga berhasil, ia tetap meronta ingin keluar. Si anak iba dan ingin membantu. Ia mengambil gunting dan menggunting kulit kepompong sehingga si kupu bisa keluar.

Keluarlah si kupu, perlahan lahan sayapnya mulai mengembang. Setelah mengembang dengan sempurna si kupu mencoba mengepakkan sayapnya dan mencoba terbang.

Apa daya, ternyata si kupu tidak bisa terbang. Otot dari sayap si kupu tidak kuat untuk menggerakkan sayapnya untuk terbang.

Mengapa hal ini terjadi, hal ini terjadi karena si anak manusia telah membuka paksa dalam hal ini untuk membantu. Bagi si kupu kupu ini bukan bantuan. Rontaan dia untuk keluar dari kulitnya sebenarnya adalah jalan untuk memperkuat otot sayapnya sehingga ia bisa terbang. Dengan jalan mudah ini makia si kupu tidak kuat lagi mengepakkian sayapnya untuk mengarungi hidup.

Apa yang diambil dari kisah ini, Seringkali kita melakukan sesuatu dengan maksud menolong seseorang yang kita cintai, padahal itu adalah mematikan mereka. Maklhuk hidup termasuk manusia perlu berusaha sendiri, meronta dan melakukan aktifitas sendiri agar hidupnya dapat bertahan dan mengarungi hidup. semoga kisah ini menjadi perhatian kita

Saat kamu menceraikan ku, Kamu bawa aku keluar dari pelukan mu

Pada hari pernikahanku,aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yg cuma berkamar satu. Sahabat2ku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil.
Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu2. Aku adalah seorang pengantin pria yg sangat bahagia.

Ini adalah kejadian 10 tahun yg lalu.
Hari2 selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening: Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang.
Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut.
Ia adalah pegawai sipil. setiap pagi kami berangkat kerja bersama2 dan sampai dirumah juga pada waktu yg bersamaan. Anak kami sedang belajar di luar negeri.
Perkawinan kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yg tidak kusangka2.

Dew hadir dalam kehidupanku.

Waktu itu adalah hari yg cerah.
Aku berdiri di balkon. dengan Dew yg sedang merangkulku.
Hatiku sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya.
ini adalah apartemen yg kubelikan untuknya.

Dew berkata , "kamu adalah jenis pria terbaik yg menarik para gadis. "
Kata2nya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku.
Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, "Pria sepertimu,begitu sukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis. "
Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu2.
Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya.
Aku melepaskan tangan Dew dan berkata, "kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor"
Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya.
Pada saat tersebut,ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun,aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku.
Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka.
Sejujurnya,ia adalah seorang istri yg baik.
Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam.
Aku duduk santai didepan TV.
Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama2.
Atau,Aku akan menghidupkan komputer,membayangkan tubuh Dew. Ini adalah hiburan bagiku.

Suatu hari aku berbicara dalam guyon, "seandainya kita bercerai, apa yg akan kau lakukan? "
Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara.
Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yg sangat jauh dari ia.
Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku serius.

ketika istriku mengunjungi kantorku, Dew baru saja keluar dari ruanganku.
Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia..
Ia kelihatan sedikit kecurigaan
Ia berusaha tersenyum pada bawahan2ku.
Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya.

Sekali lagi, Dew berkata padaku," He Ning, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama."
Aku mengangguk.
Aku tahu aku tidak boleh ragu2 lagi.
Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya,"Ada sesuatu yg harus kukatakan"
Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara.
Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya.
Tiba2 aku tidak tahu harus berkata apa.
Tapi ia tahu kalo aku terus berpikir.
"aku ingin bercerai", ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang.
Ia seperti tidak terpengaruh oleh kata2ku, tapi ia bertanya secara lembut,"kenapa?"
"Aku serius. " Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah.
Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,"Kamu bukan laki2!" .

Pada malam itu, kami sama sekali saling membisu.
Ia sedang menangis..
Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yg telah terjadi dengan perkawinan kami.
Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yg memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Dew.

Dengan perasaan yg amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku.
Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian..
Aku merasakan sakit dalam hati.
Wanita yg telah 10tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yg asing dalam hidupku.
Tapi aku tidak bisa mengembalikan apa yg telah kuucapkan.

Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku,dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya.
Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku.
Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan sekarang sungguh2 telah terjadi ..

Pada larut malam, aku kembali ke rumah setelah menemui klienku.
Aku melihat ia sedang menulis sesuatu.
Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali.
Ia menuliskan syarat2 dari perceraiannya: ia tidak menginginkan apapun dariku, tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya.
Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikkan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami.
Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya," He Ning, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?
Pertanyaan ini tiba2 mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku .
Aku mengangguk dan mengiyakan.
"Kamu membopongku dilenganmu", katanya, "jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita.
Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu ."
Aku menerima dengan senyum.
Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah yg telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana romantis.

Aku memberitahukan Dew soal syarat2 perceraian dari istriku.
Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya.
"Bagaimanapun trik yg ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh.
Kata2nya membuatku merasa tidak enak.

Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu.
kami saling menganggap orang asing.
Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah.
Anak kami menepuk punggung kami,"wah, papa membopong mama,mesra sekali"
Kata2nya membuatku merasa sakit..
Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku.
Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut," mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita."
Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang.Aku melepaskan ia di pintu.
Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi ke kantor.

Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah.
Ia merebah di dadaku,Kami begitu dekat sampai2 aku bisa mencium wangi di bajunya.
Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini.
Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi.beberapa kerut tampak di wajahnya.

Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, "kebun diluar sedang dibongkar.hati2 kalau kamu lewat sana."

Hari keempat,ketika aku membangunkannya,aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku.
Bayangan Dew menjadi samar.

Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju2ku yg telah ia setrika, aku harus hati2 saat memasak, dll.
Aku mengangguk.
Perasaan kedekatan terasa semakin erat. Aku tidak memberitahu Dew tentang ini.

Aku merasa begitu ringan membopongnya.Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin kuat.
Aku berkata padanya,"kelihatannya tidaklah sulit membopongmu sekarang"

Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar.
Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yg cocok.
Lalu ia melihat,"semua pakaianku kebesaran".
Aku tersenyum.Tapi tiba2 aku menyadarinya sebab ia semakin kurus
itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat.

Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati.
Sekali lagi , aku merasakan perasaan sakit

Tanpa sadar ku sentuh kepalanya.
Anak kami masuk pada saat tersebut."Pa,sudah waktunya membopong mama keluar" Baginya, melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yg penting .
Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur,melewati ruang duduk ke teras Tangannya memegangku secara lembut dan alami.
aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami.
Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.

Pada hari terakhir,ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat.
Anak kami telah kembali ke sekolah.
ia berkata, "sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua"
Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "antara kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra".

Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya.
Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah.
Aku menaiki tangga. Dew membuka pintu.
Aku berkata padanya," Maaf Dew, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius".
Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku."Kamu tidak demam".
Kutepiskan tangannya dari dahiku"maaf, Dew,Aku cuma bisa bilang maaf padamu,Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai2 dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi.Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu"
Dew tiba2 seperti tersadar.
Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dgn kencang dan tangisannya meledak. Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku Penjual bertanya apa yg mesti ia tulis dalam kartu ucapan?
Aku tersenyum, dan menulis " Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua ... "

Al Jabar

MATEMATIKAWAN ULUNG PERTAMA (Bapak Al Jabar)

Nama aslinya, Abu
Ja`far Muhammad bin Musa Al Khwarizmi di Eropa lebih popular dengan nama Algoarism atau Algorism.

Dia adalah ilmuwan ternama dalam bidang ilmu matematika karena yang menemukan ilmu itu adalah Al Khwarizmi sendiri dialah bapak Al Jabar atau Algebra melalui bukunya yang masyur berjudul Aljabr wa`l muqabala.

Beliau hidup sekitar awal abad ke-9 M lahir di uzbhekistan tahun 194 H / 780 M dan meninggal di Baghdad 266 H/850 M.

Bukunya Aljabr wa`l Muqabala diterjemahkan ke dalam bahasa Ingris Liber Algebras et Almucabola.

Sumbangsih beliau dalam bidang matematika antara lain :

1.. Rumus ukur segitiga, lingkaran dan jajaran genjang.
2.. Menentukan nilai π ( phi ) = 3,1428571 yang tetap dipakai hingga sekarang.
3.. Rumus persamaan linier yang awalnya oleh oreng Mesir kuno ax + b = 0 oleh Al Khwarizmi
digambarkan menjadi bx = c
4.. Rumus persamaan kuadrat oleh beliau di bagi menjadi 5 bagian :
1.. ax2 = bx
2.. ax2 = b
3.. ax2 + bx = c
4..
ax2 + c = bx
5.. ax2 = bx + c
Dalam bidang geografi beliau menulis buku
Kitab Surat Al Ardh yang berisi daftar-daftar koordinat kota-kota penting serta
ciri-ciri geografisnya dalam buku ini beliau juga mengoreksi beberapa kesalahan
pendapat Claudius Ptolemaios misalnya tentang panjang Laut Tengah.

Dalam
bidang astronomi Al Khwarizmi menyusun buku Zij As-Shindind⠹ang sangat
berpengaruh besar pada kelahiran sains barat.

Ilmuwan-ilmuwan besar
seperti Copernicus dan J.Keppler banyak belajar dari karyanya bahkan ada
beberapa ilmuwan yang memalsukan sebagai karya mereka seperti John Napies dan
Simon Stevin.

Nomor penting

Bayangkan bila pada saat kita berdoa kita mendengar ini:

"Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Allah ". Pilihlah salah satu:

* Tekan 1 untuk 'meminta'.
* Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
* Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
* Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."

Atau, bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:

"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya."

Bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini:

"Jika Anda mau bicara dengan Malaikat Jibril, tekan 1.
Dengan Malaikat Mikail, tekan 2.
Dengan malaikat lainnya, tekan 3.
Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu, tekan 4.
"Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka, silahkan tunggu sampai Anda tiba disini!!"

Atau bisa juga Anda mendengar ini :

"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini, Silakan mencoba kembali esok hari."

"Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9
pagi."

Alhamdulillah, Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelponNya setiap saat!!!
Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar Anda.
Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk.
Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil, gunakan nomor utama ini: 24434

2 : shalat Subuh

4 : shalat Dzuhur

4 : shalat Ashar

3 : shalat Maghrib

4 : shalat Isya

Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya, gunakanlah nomor ini :
28443483

2 : shalat Subuh

8 : Shalat Dhuha

4 : shalat Dzuhur

4 : shalat Ashar

3 : shalat Maghrib

4 : shalat Isya

8 : Shalat Lail ( Tahajjud )

3 : Shalat Witir

Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul "Al Qur'anul Karim & Hadits Rasul"
Langsung kontak, tanpa Operator tanpa Perantara, dan tanpa biaya.

Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang tak terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun !! Berapa milyarpun manusia di bumi termasuk kita yang pada saat bersamaan membutuhkan menghubungi-Nya!! ;)

Sebarkan informasi ini kepada orang-orang di sekeliling kita.Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya.

7 Kalimah ALLAH

Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia
di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih lautan"

1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendakmelakukan sesuatu.

2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.

3. Mengucap Astaghfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.

4. Mengucap Insya-Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.

5. Mengucap "La haula wala quwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.

6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi raji'uun" jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap "Laa ilaaha illa Allah Muhammad Rasulullah" sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya

Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan jadi boleh, karena sudah biasa.
Kiriman dari Lina R.
............................................................................

Semangkuk bakmi panas

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?" " Ya, tetapi, aku tdk membawa uang" jawab Ana dengan malu-malu

"Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu" jawab si pemilik kedai. "Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu".

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa nona?" Tanya si pemilik kedai.
"tidak apa-apa" aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

"Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah" "Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku
dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri" katanya kepada pemilik kedai.
Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata "Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya"

Ana, terhenyak mendengar hal tsb. "Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya.
Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang". Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.

RENUNGAN:

BAGAIMANAPUN KITA TIDAK BOLEH MELUPAKAN JASA ORANG TUA KITA.
SERINGKALI KITA MENGANGGAP PENGORBANAN MEREKA MERUPAKAN SUATU PROSES ALAMI YANG BIASA SAJA; TETAPI KASIH DAN KEPEDULIAN ORANG TUA KITA ADALAH HADIAH PALING BERHARGA YANG DIBERIKAN KEPADA KITA SEJAK KITA LAHIR.
PIKIRKANLAH HAL ITU??
APAKAH KITA MAU MENGHARGAI PENGORBANAN TANPA SYARAT DARI ORANG TUA KITA?

HAI ANAK-ANAK, TAATI DAN HORMATILAH ORANG TUAMU DALAM KESEHARIANMU, KARENA ITULAH HAL YANG INDAH DIMATA TUHAN.

Jika Anda mendapat Berkat dari tulisan diatas, maka bagikan juga kepada
handai tolan Anda...

Kiriman dari Evi Monika

....................................................................................

Bersyukur Atas Nikmat Mu

Siang hari, suasana pelabuhan Tanjung Priok ini sungguh sangat menyengat. Panas dan gersang sudah merupakan cuaca yang akrab ditemui di sini. Dengan langkah malas aku menuju ke warung nasi terdekat untuk mengisi perut ini. Terlihat di sekitarku kegiatan bongkar muat di
pelabuhan. Kontainer yang naik dan turun dari kapal laut, para pekerja yang sibuk mengangkut barang yang akan dikirimkan, dan para mandor yang sibuk berteriak mengatur para pekerjanya. Truk besar kecil, truk kontainer, forklift dan kendaraan lainnya yang tak hentinya berlalu lalang. Kegiatan di sini tak pernah ada kata diam.

Selesai makan, aku langsung menuju kantorku. "Lebih baik aku di kantor yang sejuk daripada di luar yang sudah pasti panas dan membuat berkeringat ini." Ah, sejenak kulihat pekerja-pekerja yang tanpa komando berjalan teratur menuju sebuah kontainer. Rupanya ada perusahaan yang
sedang melakukan bongkar muat gula pasir. "Pasti ini impor deh, dan yang sudah pasti ketahuan ruginya dalah para petani gula lokal kita," batin ini menyelisik.

Angkat karung, turunkan, angkat lagi, turunkan. Kuperhatikan dari jauh apa yang dilakukan pekerja itu. Tunggu dulu, aku lihat seraut wajah bapak tua yang masih menjadi pekerja. Dari garis mukanya kutaksir dia sudah tidak pantas untuk bekerja sekeras ini. Duh, hati ini seperti
teriris. Esok lusa aku sempat berpapasan dengan bapak tua itu yang sedang menikmati sarapannya di sebuah gudang tua. Dari perawakannya dia masih tampak bugar walaupun guratan-guratan ketuaan sudah jelas tampak di sana sini. Segera kusapa dia, "Sedang sarapan, Pak?" tanyaku.

"Ya, Dik. Buat isi perut. Adik yang kerja di kantor itu?" dengan logat sunda kulon kental dia balas bertanya sambil menunjuk ke arah kantorku.

"Ya, Pak. Bapak sudah lama kerja di sini?" aku mulai mencari tahu.
"Yah, begitulah. Bapak sudah puluhan tahun di sini. Maklum, pendidikan minim, daripada menganggur. Saya harus menghidupi keluarga," jawab si Bapak dengan raut sedikit muram.

Sambil membungkus sisa nasi yang tadi dimakan, lalu diselipkan di sela dinding ruangan tempat dia istirahat. Di tempat itu banyak juga pekerja lain yang istirahat di sini.

"Nasinya buat nanti siang lagi, lumayan buat ngirit," jelas si Bapak tanpa menunggu aku bertanya.

"Saya mengerti, Pak. Semoga Allah memberikan barakah atas setiap rezeki yang Bapak peroleh," aku menjawab dengan senyum getir dan juga sayatan pilu kembali di hati ini. Sungguh aku terhenyak melihat enyataan di hadapanku ini.

Si Bapak juga menjelaskan bahwa ia dibayar perkarung yang dia angkat sebesar seratus rupiah. Ya Allah, berapa karung yang harus ia angkat supaya bisa mencukupi kebutuhan keluarganya di kampung sana. Aku langsung terdiam dan merasa malu pada diri ini yang kadang tidak puas
akan rezeki yang Allah berikan.

"Alhamdulilllah, kalo bisa bawa pulang dua ratus ribu buat keluarga di rumah," lanjutnya.

"Makasih, Pak. Nanti kita sambung lagi," sambil tersenyum aku pamit, karena jam kerja sudah dimulai pagi ini.

Dengan langkah gontai aku kembali ke kantor dan meneruskan pekerjaanku sebagai teknisi. Terekam jelas perdebatan beberapa kawan kerjaku beberapa hari yang lalu yang ingin segera menuntut naik gaji. Pembicaraan yang alot yang kulihat rona wajah penuh ambisi tak berujung
di wajah mereka. Sungguh, aku sudah tak bersemangat lagi mengikuti pembicaraan kawan-kawan mengenai hal itu setelah mengobrol dengan si Bapak Tua.

Pesan bapak mertua di rumah juga masih kuingat baik-baik, "Nak, bekerjalah bersungguh-sungguh, jika kau tidak suka atau kurang puas, silahkan keluar. Itu lebih jantan daripada kamu membuat hal yang tidak baik di tempat kerja. Banyak bersyukur karena tidak banyak orang yang bisa bekerja saat ini." Sangat kontras apa yang Allah perlihatkan kepadaku kali ini. Semoga setiap diri ini bisa bersyukur dan istiqomah dalam syukurnya kepada Dzat Yang Maha Pemberi.

"Dan (ingatlah juga), tatkala Allah mengatakan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim: 7)

Sumber : Anonymous
Kiriman dari Evi Monika
...............................................................................

Ahlak

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya" .

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, "Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?".

Aisyah RA menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja".
"Apakah Itu?", tanya Abubakar RA.
"Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana ", kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya.
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, "Siapakah kamu?".
Abubakar RA menjawab, "Aku orang yang biasa (mendatangi engkau)."
"Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku" , bantah si pengemis buta itu.

"Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah.
Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku", pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW".

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... "

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.

Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.

Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya?
MasyaAllah.. ..macam meter taxi...jalan terus.


Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir.

1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.

2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.

4. Bantu pendidikan seorang anak.

5. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, Anda dapat hasanah.

6. Bagi CD Quran atau Do'a.

7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.

8. Tempatkan pendingin air di tempat umum.

9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.

10. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.

Aminnnnnn...
Kiriman dari Lina R.
..............................................................................

Air Putih

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak. .?"
Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa dijelaskan sbb:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah :

Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok .

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.

Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak...?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa
menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah
Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan...?

Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental... ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi " dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.

Anda yang pilih...!
Kiriman dari Evi Monika
................................................................................

Green, Ping and Yellow

Teacher : "All right, now I'd like you to make a sentence using the words GREEN, PINK and YELLOW. Who'd like to try?"

A student raised his hand. It was Kukoya from Japan.
Kukoya : "Early this morning, I looked out the window, I saw the GREEN grass and PINK roses in the garden. I went outside and I feel the warm
YELLOW sunlight around me."
Teacher : "Not bad. Okay, who's next?"

Another student raised his hand. It was Ah Beng from Singapore.
Ah Beng : "I try! I try. Can aaah?"
Teacher : "No, no, not you!"
Ah Beng : "Aaaiiyaaa.. . let me try lah... I can do lah... you think I'm stupid meeh..?"
Teacher : "Okay.. go ahead..."
Ah Beng : "This morning I heard the phone GREEEEEN... GREEEEEN... I PINK up and I said YELLOOOOW?"
Teacher : ??
Kiriman dari Lina R.
....................................................................